Kerja di Jepang Lewat Program ISO, Sembilan Pemuda Asal Kabupaten Tangerang Lolos Seleksi

TIGARAKSA,BANTENEKSPRES.CO.ID – Sembilan pemuda lulusan baru sekolah menengah atas (SMA) atau sederajat asal Kabupaten Tangerang resmi dilepas untuk bekerja di Jepang. Mereka diterima melalui program kerja sama Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tangerang dengan ISO Jepang.

Mereka akan menempati berbagai bidang pekerjaan seperti pengelasan, otomotif, kelistrikan, pengecatan, hingga pengolahan makanan.

Bacaan Lainnya

Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah mengekspresikan rasa bangganya lewat unggahan akun Instagramnya. Kata Intan, kesembilan pemuda dan pemudi merupakan lulusan terbaik dan kebanggaan Kabupaten Tangerang.

“Dengan bangga kami melepas putra-putri terbaik Kabupaten Tangerang yang akan berangkat ke Jepang melalui program kerja sama Disnaker Kabupaten Tangerang dan ISO Jepang,” jelasnya, Sabtu, 20 September 2025.

Lanjut Intan, kesembilan pemuda akan bekerja di berbagai bidang di perusahaan besar di Negeri Sakura. Mulai dari pengelasan, otomotif, kelistrikan, pengecatan, hingga pengolahan makanan.

Sebelum berangkat, para peserta telah difasilitasi pembelajaran bahasa Jepang sebagai bekal untuk berkarya dan beradaptasi.

“Semoga langkah awal ini menjadi pintu kesuksesan, serta membawa nama baik Kabupaten Tangerang dan Indonesia di kancah internasional,” ujar Intan.

Sementara, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang Rudi Lesmana mengatakan, keberangkatan peserta merupakan hasil seleksi ketat serta pembekalan khusus, termasuk pelatihan bahasa Jepang.

“Mereka adalah putra-putri terbaik daerah yang telah melalui proses pelatihan, baik dari sisi keterampilan teknis maupun bahasa. Kami berharap mereka mampu beradaptasi, menjaga etos kerja, serta membawa nama baik Kabupaten Tangerang di kancah internasional,” katanya.

Para peserta berasal dari berbagai kecamatan dan sekolah menengah kejuruan di Tangerang. Antara lain, Triyanova Ragil Saputra dari SMKS PGRI 1 Balaraja yang akan bekerja di bidang pembersihan logam otomotif, Azumi Nabila Putri lulusan SMKN 12 Kabupaten Tangerang yang ditempatkan di perakitan listrik di Prefektur Okayama, hingga Alpin Leo Ardiansa lulusan SMK Teknologi Pilar Bangsa yang bertugas di bidang pengelasan di Prefektur Oita.

Selain itu, ada pula peserta yang bekerja di bidang suku cadang otomotif, perpipaan, hingga pengolahan makanan. Seluruhnya dijadwalkan berangkat pada bulan November mendatang.

Lanjut Rudi, program penempatan tenaga kerja menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam membuka peluang kerja luar negeri yang legal, aman, dan terarah.

Ia menegaskan kesempatan bekerja di luar negeri akan terus dibuka bagi generasi berikutnya.

“Kami mengajak siswa maupun lulusan SMK di Kabupaten Tangerang untuk memanfaatkan peluang ini. Melalui kerja sama resmi, jalurnya jelas, aman, dan tentunya memberi pengalaman kerja berharga,” pungkasnya.(*)

Reporter: Asep Sunaryo

 

 

Pos terkait