RANGKASBITUNG, BANTENEKSPRES.ID – Festival Seni Multatuli (FSM) Tahun 2025 yang bertempat di Alun – Alun Rangkasbitung, resmi dibuka.
FSM 2025 ini merupakan bagian dari komitmen bersama Pemerintah melalui Kementerian Kebudayaan dan DPR RI, serta Pemerintah Kabupaten Lebak dalam memperkuat identitas budaya lokal sekaligus mempromosikan potensi pariwisata dan seni daerah ke kancah nasional maupun internasional.
Dewan Pembina Yayasan Festival Seni Multatuli Bonnie Triyana, sekaligus Anggota DPR RI Komisi X, dalam sambutannya menyampaikan komitmennya untuk terus memajukan Kabupaten Lebak melalui kebudayaan, menjadikan Museum Multatuli menjadi magnet kemajuan budaya melalui FSM.
“Saya mengajak masyarakat khususnya Kabupaten Lebak dengan momentum FSM untuk merayakan kebudayaan sebagai kekayaan Kabupaten Lebak,” kata Bonnie, Sabtu 20 September 2025.
Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya yang turut hadir juga mengajak masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan untuk guyub dan kompak, serta terus menjunjung tinggi budaya gotong royong yang merupakan warisan nenek moyang untuk bersama-sama membangun bangsa dan memajukan NKRI, Indonesia Emas 2045.
“Melalui FSM dengan mengusung tema Semarak Budaya Indonesia, kita bisa sama-sama lebih menghargai perjuangan nenek moyang kita, lebih menghargai budaya yang ada di Indonesia. Ayo kita junjung tinggi nilai-nilai toleransi, nilai-nilai Pancasila, nilai-nilai yang membuat kita bangga sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.
Festival ini akan berlangsung selama 3 hari (19-21 September 2025), diisi dengan berbagai kegiatan yaitu Pertunjukan Budaya dan Seni, Simposium Sejarah, Telusur Jejak Multatuli, Workshop Daur Ulang Kertas, Ceramah Budaya, Pertunjukan Teater, Pemutaran Film Dokumenter, Pameran UMKM, dan lain-lain.(*)
Reporter : A Fadilah











