Serentak, Seluruh Siswa SD Diberi Obat Cacing

ANTENEKSPRES.CO.ID, KOTA TANGERANG–Dinas Kesehatan Kota Tangerang serentak memberikan obat cacing kepada seluruh siswa SD. Pemberian obat secara masalah ini untuk mencegah penyakit kecacingan.

Yakni, masuknya cacing ke dalam tubuh anak yang mengakibat infeksi usus. Kepala Dinkes Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni menjelaskan, cacingan adalah infeksi usus yang disebabkan oleh cacing parasite. Seperti cacing gelang, krem, atau cacing tambang.

Bacaan Lainnya

Cacing dalam tubuh dapat menyebabkan masalah gizi, gangguan tumbuh kembang, dan menurunnya kualitas hidup. Penyakit kecacingan disebabkan oleh infeksi cacing yang masuk ke dalam tubuh melalui makanan, minuman, atau kebiasaan buruk seperti tidak mencuci tangan.

“Pemberian obat cacing secara rutin setiap 6 bulan sangat penting dan sebaiknya menjadi bagian dari perawatan kesehatan dasar anak,” kata dr. Dini. Gejala kecacingan antara lain perut buncit, nafsu makan menurun, badan lemas, gatal pada area anus, serta hambatan pada pertumbuhan anak.

“Masih banyak orang tua yang belum menyadari pentingnya pencegahan kecacingan sejak dini. Padahal, kecacingan dapat memengaruhi kualitas hidup dan perkembangan anak,” tutur dr. Dini.

Kata dr. Dini, Dinkes Kota Tangerang secara rutin terus melakukan sosialisasi di sekolah-sekolah, posyandu, dan pusat pelayanan kesehatan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran orang tua dalam menjaga kebersihan dan memberikan perlindungan kesehatan pada anak-anak.

“Dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta melakukan pencegahan melalui obat cacing secara berkala, diharapkan anak-anak di Kota Tangerang dapat tumbuh sehat, aktif, dan cerdas,” ungkapnya.

Kepala Puskesmas Gebang Raya dr. Andi Hidayat menjelaskan, POPM kecacingan merupakan program rutin yang bertujuan untuk mencegah dan mengendalikan penyakit kecacingan pada anak-anak usia sekolah yang rentan terhadap infeksi parasit usus.

“Pemberian obat dilakukan secara serentak dan massal dengan tetap memperhatikan keamanan serta dosis yang sesuai bagi anak-anak. Dalam hal ini, puskesmas datang ke sekolah-sekolah melakukan aksi minum obat cacing bersama-sama,” ungkap dr. Andi.

Ia menyatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari strategi promotif dan preventif Dinas Kesehatan dalam menekan angka kecacingan di kalangan pelajar. Selain pemberian obat, tim kesehatan dari puskesmas juga memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan diri, seperti mencuci tangan sebelum makan, menjaga kebersihan kuku dan kebiasaan tidak jajan sembarangan. (adv)

Pos terkait