Dindikbud Tangsel Fasilitasi 2 Sekolah Lakukan Pembelajaran Jarak Jauh

Kepala Dinas Pedidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel Deden Deni.

CIPUTAT,BANTENEKSPRES.CO.ID – Sejumlah sekolah di Kota Tangsel hari ini, Senin, 1 September 2025 melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Hal tersebut dilakukan lantaran sekolah tersebut lokasinya dekat dengan objek yang akan menjadi sasaran demonstrasi.

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, hari ini ada beberapa sekolah yang melakukan (PJJ). “PJJ hanya ada didua sekolah, yakni di SDN di Perumahan Batan dan lokasinya dekat dengan Kantor DPRD Tangsel, satu lagi SMPN di Ciputat Timur yang lokasinya dekat dengan kampun UIN,” ujarnya kepada wartawan di Balai Kota, Senin, 1 September 2025.

Bacaan Lainnya

Pria yang biasa disapa Pak Ben tersebut mengaku, hanya dua sekolah tersebut yang melaksanakan PPJ dan lainnya tetap melaksanakan proses belajar mengajar normal. “Dua sekolah ini PJJ karena dekat lokasi akan ada demo nantinya. Kalau ASN bekerja seperti biasa,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel Deden Deni mengatakan, melihat situasi yang terjadi saat ini pihaknya telah mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi menimpa siswa dan sekolah.

“Dengan melihat situasi sekarang ini, hari ini kita memberikan keleluasaan kepada orangtua apakah anaknya tetap masuk sekolah atau belajar dari rumah. Ada 2 sekolah, yakni SD dan SMP hari ini tidak libur tapi seluruhnya tapi, sebagian siswa ada yang belajar dari rumah atau hybrid,” ujarnya.

Deden menambahkan, pihaknya memfasilirasi PJJ namun, tidak libur dan masih ada yang tetap masuk sekolah seperti biasa. Kedua sekolah tersebut adalah SDN yang ada di Perumahan Batan di Kecamatan Setu yang lokasinya dekan kantor DPRD Tangsel. Dimana irformasinya hari ini ada kelompok masyarakat yang akan melalukan unjuk rasa disana.

Kedua adalah SMPN 3 Tangsel yang lokasinya dekat dengan kampus UIN dikhawatirkan mahasiswa disana akan juga melakukan unjuk rasa.

“Kami fasilitasi PJJ-nya tapi, tidak libur namun, ada yang masuk ada ya g tidak. Falilitasnya pakai zoom. Pembelajaran hybrid, yakni ada yang ofline dan online,” jelasnya.

Deden mengaku pihaknya akan melihat perkembangan keamanan hari ini dan berharao setuasi tetap aman. “Kalau tidak memungkinkan untuk anak-anak kesekolah ya PJJ. Di Jakarta yang di PJJ-kan juga yang dekat dengan titik demontrasi saja,” tutupnya. (*)

Pos terkait