Belum Ada Role Model Koperasi Merah Putih dari 104 Kelurahan di Kota Tangerang

Belum Ada Role Model Koperasi Merah Putih dari 104 Kelurahan di Kota Tangerang
Suli Rosadi (batik), Kepala Disperin­dag­kop-UKM Kota Tangerang bersama General Manager BFI Finance Region Jabodetabek, Susinto Tenggono mengunjungi stand UMKM di Pekan Raya BFI. Kamis 7 Agustus 2025. Foto Ahmad Syihabudin/Bantenekspres.co.id

TANGERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Terkait Koperasi Merah Putih (KMP) yang telah dibentuk di 104 kelurahan di Kota Tangerang. Suli Rosadi, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperin­dag­kop-UKM) Kota Tangerang menyebut belum ada yang dapat dijadikan role model atau percontohan.

Seperti diketahui, Koperasi Merah Putih adalah gerakan ekonomi kerakyatan berbasis desa dan kelurahan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui prinsip gotong royong.

Bacaan Lainnya

“Koperasi Merah Putih sudah dibentuk di Kota Tangerang di 104 kelurahan. Namun, hingga sejauh ini belum ada yang melaporkan ke Diperindakom-UKM sebagai role model atau percontohan,” kata Suli ditemuin BANTENESKPRES.CO.ID saat membuka pekan raya BFI finance 2025 bertajuk #BFINgangkatUsahaLokal, berlangsung di Tangcity Mall. Kamis 7 Agustus 2025.

Jelas Suli, Pemerintah Pusat akan membuka permodalan untuk Koperasi Merah Putih ini. Tetapi permodalan yang diberikan kepada koperasi Merah Putih tersebut bentuknya bukan hibah. Artinya untuk dikembalikan tanpa bunga.

“Pemerintah berharap Koperasi Merah Putih ini dapat memutus mata rantai yang selama ini dimainkan oleh para tengkulak. Dan koperasi Merah Putih menjadi alternatif dan manfaat bagi UMKM dan harga yang terjangkau bagi masyarakat,” terangnya.

“Semua masih berproses. Koperasi Merah Putih ini merupakan inisiatif dari pemerintah untuk membangun ekonomi daerah yang kuat dan mandiri, serta memperluas inklusi keuangan,” pungkasnya. (*)

Pos terkait