Ketua PBMA Embay Mulya Syarief Soroti Bendera One Piece: Jangan Lupakan Semangat Kebangsaan

Yayasan
Ketua PBMA Embay Mulya Syarif. Foto. Aldi Al[ian Indra/ BantenEkspres.Co.Id

SERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Ketua PBMA (Pengurus Besar Mathla’ul Anwar) Embay Mulya Syarief, turut menyoroti munculnya fenomena pemasangan bendera One Piece jelang peringatan HUT ke-80 RI.

Kejadian viral ini mulai merambah ke lingkungan permukiman. Dalam pernyataannya, Embay menegaskan pentingnya masyarakat tetap konsisten pada semangat kebangsaan dan menjaga kebanggaan terhadap bendera Merah Putih sebagai simbol perjuangan dan pengorbanan para syuhada bangsa.

Bacaan Lainnya

“Masyarakat harus konsisten dengan semangat kebangsaan dan kebanggaan terhadap bendera Merah Putih, yang untuk mengibarkannya telah melalui perjuangan panjang dan mengorbankan berjuta-juta jiwa para syuhada patriot bangsa,” ujar Embay.

Namun demikian, Embay juga mengingatkan agar pemerintah tidak abai terhadap fenomena ini sebagai bentuk kritik sosial terhadap kondisi kehidupan rakyat yang semakin berat.

Di saat masyarakat berjibaku dengan kesulitan hidup, sebagian pejabat justru terlihat hidup dalam kemewahan.

“Pemerintah harus peka terhadap gejala seperti ini. Jangan sampai ekspresi warga ini justru cerminan dari kekecewaan terhadap ketimpangan sosial yang dirasakan,” tambahnya.

Embay menyinggung peringatan dalam Al-Qur’an surah Al-Isra, bahwa kehancuran suatu negeri bisa terjadi ketika orang-orang yang hidup mewah justru ingkar terhadap aturan Allah dan melakukan kefasikan.

Ia juga mengutip sabda Rasulullah SAW yang menandaskan bahwa riba, zina, dan suap yang merajalela menjadi pertanda azab dari Allah SWT.

“Jika riba, zina, dan korupsi sudah merajalela, maka sungguh Allah SWT telah menghalalkan azab atas kalian,” tegas Embay mengutip sabda Nabi SAW.

Ia pun menutup pernyataannya dengan doa agar bangsa Indonesia dijauhkan dari kehancuran, serta tetap berada dalam lindungan Allah SWT.

“Semoga Allah SWT melindungi bangsa Indonesia dari kehancuran. Aamiin Ya Rabbal ‘Aalamiin.” (*)

Pos terkait