Unariyah menambahkan, selama libur sekolah eskul yang ada tetap berjalan, bahkan sangat bagus karena tidak menggangu aktivitas belajar mengajar. Waktu tersebut, bisa dimanfaatkan siswa untuk bisa fokus terhadap kegiatan mereka yang terpenting tidak melakukan aksi tawuran.
”Eskul bisa terus dilakukan saat liburan, daripada melakukan aksi yang tidak baik mending bisa langsung jalkan eskul agar tetap ada kegiatan dan tidak menggangu belajar mereka,” paparnya.
Ia menjelaskan, pihaknya telah memberitahu kepada siswa jika ada yang terlibat tawuran ataupun ikut gangster maka tidak akan ada kesempatan belajar di SMPN 1 Sukadiri, kalau memang ada maka pihaknya tidak akan segan mengeluarkan siswa tersebut.
”Kita tidak mau ada siswa yang mempunyai pengaruh buruk, lebih baik kita kehilangan satu sisiwa dibandingkan harus kehilangan banyak siswa. Maka itu, saya tidak akan berikan kesempatan siswa yang mengikuti aksi tawuran pelajar,” tutupnya.(ran)










