”Saya telah imbau sejak pendaftaran. Kalau di lihat dari website SPMB Kabupaten Tangerang kuota kita 400 siswa, sedangkan yang mendaftar sudah 654 orang, dan yang diterima oleh sistem baru 327. Jadi ini masih dalam tahap seleksi karena masih dalam jalur afirmasi, prestasi yang mungkin masih dalam seleksi bisa memenuhi kuota kita,” ujarnya kepada Banten Ekspres, Rabu (25/6).
Mohammad menambahkan, jumlah yang daftar itu masih dalam seleksi oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang. Pihaknya tidak punya wewenang untuk bisa membantu meloloskan calon siswa. Karena semua di seleksi oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang.
”Kalau kita lihat bersama, jumlah yang daftar di SMPN 1 Balaraja ada 654 orang, dan itu masih di seleksi oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang. Kita tidak tahu proses seperti apa karena sekolah hanya menerima hasilnya saja,” paparnya.
Ia menjelaskan, sejauh ini masih ada beberapa orang tua calon siswa yang bertanya kepada petugas SPMB di sekolah. Mereka bertanya apakah lolos atau tidak. Panitia hanya menjelaskan prosesnya saja karena memang semua seleksi bukan di sekolah.
”Proses seleksi tidak di sekolah. Sekali lagi saya tegaskan tidak ada proses seleksi di sekolah karena sekolah hanya bantu daftar saja. Hal tersebut, karena website SPMB Kabupaten Tangerang masih eror saat calon siswa mendaftar,” tutupnya.(ran)











