“Alhamdulillah, Jembatan Ketos masih dalam proses pembangunan harga pasaran tanah warga sudah naik,” imbuh pria yang baru menjabat ketua RT sejak Januari 2025 ini.
Sebelumnya, mantan ketua RT setempat Ahyar Dohri yang kediamanannya hanya berjarak beberapa rumah dari jembatan mengungkapkan, Jembatan Ketos ada sejak dirinya belum lahir.
Jembatan Ketos merupakan sarana penghubung antara Desa Pangadegan dengan Kelurahan Sindang Sari, yang penting sebagai jalan alternatif.
“Makanya, kalau jam-jam berangkat dan pulang kerja, jalan di depan rumah saya selalu ada macet,” ungkapnya dengan nada rendah.
Dijelaskan Ahyar Dohri, jalan di depan rumahnya selebar kurang lebih 4 meter dan lebar jembatan lebih sempit dari lebar jalan. Sehingga ia mewajari sering terjadi kemacetan di depan rumahnya. (zky)











