”Saya terus berikan sosialisasi kepada calon siswa, pertama melalui rapat orang tua yang nantinya bisa memberikan informasi kepada tetangganya yang mau daftar ke SMPN 3 Cikupa. Selanjutnya, menggunakan media sosial dengan mengupdate semua perkembangan terkait SPMB,” ujarnya saat dihubungi Banten Ekspres, Senin (9/6).
Dulhadi menambahkan, pihaknya akan juga menerima laporan masyarakat jika ada orang yang mengaku dari SMPN 3 Cikupa bisa memasukkan siswa baru melalui jalur orang dalam. Ini karena hal tersebut tidak akan dibenarkan lantaran tidak akan guru atau staff yang melakukan praktik calo selama SPMB.
”Tahun lalu saya menerima laporan bahwa ada oknum dari SMPN 3 Cikupa, setelah ditelusuri ternyata tidak ada. Jelas dari awal kami telah imbau agar tidak terpancing atau tergiur dengan praktik calo. Karena, pendaftaran gratis dan tidak dipungut biaya apapun,” paparnya.
Ia menjelaskan, di media sosial atau website sekolah juga jelas terpampang alurnya seperti apa. Jadi orang tua siswa yang baru daftarkan anaknya bisa mempelajari alurnya. Jadi saat di buka, mereka bisa dengan mudah mengisi formulir dan juga mengisi jalur apa yang mereka ingin isi.
”Saya harap masyarakat sudah bisa paham dengan informasi SPMB yang terbuka dengan jelas. Sekali lagi, jangan mau di bohongi oleh oknum yang mencari keuntungan. Jika memang ada, silahkan lapor ke Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang agar bisa di tindak lanjuti,”tutupnya.(ran)











