Pilar menambahkan, panjang aliran kaki yang dibersihkan dari sampah sekitar 30 meter dengan lebar sekitar 17 meter. Untuk membersihkan sampah-sampah tersebut, DSDABMBK mengerahkan 34 petugas.
“Kita memperkirakan butuh waktu 3 hingga 5 hari untuh membersihkan sampah yang ada dititik tersebut. Apakah pakai alat berat atau manual kita lihat kondisi,” jelasnya.
Penyuka olahraga sepakbola tersebut mengungkapkan, pembersihan kali tersebut dilakukan lantaran penuh dengan sampah, baik berupa sampah plastik, kayu, bambu, sampah rumah tangga dan lainnya. Selain itu, penyumbatan juga cukup parah dan dikhawatirkan lebih parah lagi dan kalau hujan dikhawatirkan akan terjadi banjir.
“Pengangkatan sampah ini dilakukan oleh DSDABMBK bersama DLH. Lalu akan kita pasang bronjong dititik-titik rawan dengan kordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane sebagai pemilik sungai,” tuturnya.










