Dari sudut pandang mantan pemain Persita ini, tim Popnas Banten perlu menambah kemampuan dalam hal fisik dan teknik. Sehingga saat berlaga ada perbedaan dengan tim yang lain.
“Salah satunya tim ini harus mengembangkan lebih baik permainan ofensif yang mengedepankan umpan-umpan pendek satu dua. Ini yang saya lihat bisa menjadi keunggulan khusus pemain Banten dan potensi meraih target juara,” ujar pria yang akrab disapa Maul tersebut.
Ditambahkan Nursyamsu selain masalah pola permainan, tim Popnas Banten juga perlu meningkatkan kerjasama tim mengingat kekuatan pemain yang ada saat ini berbeda dengan skuad yang berlaga di Popwil. Ada pergantian buat 7 pemain yang tidak bisa berlaga lagi.
“Ada penambahan pemain yang kita ambil dari Kabupaten Tangerang dan Tangsel, pemain ini merupakan pemain yang sebelumnya berlaga membela tim EPA (Elite Pro Academy) Liga 1 Persita dan Dewa United. Ini butuh adaptasi dengan pemain lain,” tukas Nursyamsu.











