“Kemudian kinerja positif lapangan usaha real estate seiring berlanjutnya proyek-proyek swasta di Tangerang Raya, dan implementasi program 3 juta rumah pemerintah dan stimulus ekonomi pemerintah melalui PPN DTP (Ditanggung Pemerintah) rumah Rp2 hingga Rp5 miliar,” ungkapnya.
Meski begitu, pertumbuhan ekonomi ini juga harus diwaspadai dengan adanya beberapa risiko baik dari eksternal maupun domestik.
Seperti masih adanya tekanan permintaan domestik produk industri manufaktur khususnya petrokimia, besi baja, tekstil akibat banjirnya produk import dari negara lain seperti China, Arab, dan Asia Tenggara. (mam)











