Tradisi Membaca Bersama di SDN Kampung Melayu VII, Antisipasi Siswa Tidak Bisa Membaca

SDN
MEMBACA: Siswa SDN Kampung Melayu VII melakukan membaca buku bersama sebelum melakukan kegiatan belajar mengajar.(Credit: Randy/Banten Ekspres)

Achmad menambahkan, para siswa juga wajib membaca buku dengan khusyuk. Jangan hanya membaca buku saja tetapi tidak memahami apa yang di baca. Hal tersebut, di khususkan u­n­tuk siswa kelas 5 dan kelas 6. Bahkan dengan membaca buku, bisa juga mencegah siswa untuk ketergantungan pada handphone.

”Bahaya Handphone di era sekarang bagi siswa harus di­cegah. Ini karena memang hand­­phone bisa membuat me­reka malas. Dengan mem­baca buku, siswa bisa mengu­rangi aktivitasnya dengan handphone mereka. Harusnya siswa SD tidak boleh diberikan hand­phone karena akan meng­gangu perkem­bang­an mereka,” pa­parnya.

Bacaan Lainnya

Ia menjelaskan, kegiatan mem­baca bersama ini sudah berlangsung lama, bahkan pi­haknya akan terus memperta­hankan kegiatan tersebut dalam program sekolah untuk mem­per­tahankan literasi seperti program Pemkab Tangerang.

”Program literasi dari Pemkab kita lakukan untuk bisa meles­tarikan, dengan cara ini salah satu cara kita melestarikan bu­daya membaca buku. Budaya tersebut sudah hilang, maka itu kita harus lestarikan agar tidak hilang dan siswa bisa terus membaca agar me­nam­bah wawasan mereka,” tu­tupnya.(ran)

Pos terkait