Achmad menambahkan, para siswa juga wajib membaca buku dengan khusyuk. Jangan hanya membaca buku saja tetapi tidak memahami apa yang di baca. Hal tersebut, di khususkan untuk siswa kelas 5 dan kelas 6. Bahkan dengan membaca buku, bisa juga mencegah siswa untuk ketergantungan pada handphone.
”Bahaya Handphone di era sekarang bagi siswa harus dicegah. Ini karena memang handphone bisa membuat mereka malas. Dengan membaca buku, siswa bisa mengurangi aktivitasnya dengan handphone mereka. Harusnya siswa SD tidak boleh diberikan handphone karena akan menggangu perkembangan mereka,” paparnya.
Ia menjelaskan, kegiatan membaca bersama ini sudah berlangsung lama, bahkan pihaknya akan terus mempertahankan kegiatan tersebut dalam program sekolah untuk mempertahankan literasi seperti program Pemkab Tangerang.
”Program literasi dari Pemkab kita lakukan untuk bisa melestarikan, dengan cara ini salah satu cara kita melestarikan budaya membaca buku. Budaya tersebut sudah hilang, maka itu kita harus lestarikan agar tidak hilang dan siswa bisa terus membaca agar menambah wawasan mereka,” tutupnya.(ran)











