Irwah menambahkan, pihaknya juga mengajak kepada staf sekolah untuk peduli terhadap lingkungan sekolah. Jadi bukan hanya siswa saja yang di tekankan untuk bisa menerapkan PBHLS di sekolah tetapi seluruh staf sekolah. Bahkan para guru juga ikut menjalankan program PBHLS yang bisa membuat sekolah sehat dan bersih.
”Kami akan terus melakukan PBHLS di sekolah karena mendukung program pemerintah Kabupaten Tangerang. Jadi, sekolah dengan konsep PBHLS bisa membantu agar siswa nyaman, betah di sekolah dan juga siswa bisa dengan tenang mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah,” paparnya.
Ia menjelaskan, sejauh ini konsep PBHLS baru sekedar kegiatan bersih lingkungan sekolah. Hal tersebut untuk menjaga lingkungan sekolah bersih dan sehat, serta tidak ada sampah yang berserakan disetiap sudut sekolah. Ini karena siswa masih banyak yang jajan menggunakan plastik untuk makanan dan juga minuman.
”Saya selalu mengingatkan kepada siswa untuk bisa membuang sampah pada tempatnya. Sehabis jajan wajib membuang sampah pada tempatnya agar tidak berserakan di halaman sekolah. Selain itu, sebagai pembelajaran kepada siswa agar mereka bisa komitmen untuk bisa menjaga lingkungan sekolah mereka agar tetap bersih dan sehat. Karena, ini untuk kebersamaan,”tutupnya. (ran)











