“GPM ini adalah upaya konkret kita dalam menghadapi lonjakan harga selama ramadan dan idul fitri. Tujuannya agar masyarakat bisa dapat kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dari harga pasaran,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (20/3/2025).
Yepi, kenaikan inflasi dan harga bahan pokok menjadi perhatian serius pemerintah selama ramadan dan terutama jelang idul fitri. Pihaknya menyadari bahwa harga pangan yang semakin tinggi dapat membebani masyarakat, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan.
“Jadi kami mengadakan GPM sebagai bentuk kepedulian pemerintah dalam memberikan akses pangan murah bagi masyarakat,” tambahnya.
Menurutnya, GPM juga bagian dari program 100 kerja wali kota dan wakil wali kota Tangsel periode 2025-2030. Program tersebut bukan hanya sekadar pasar murah tapi, juga strategi untuk memastikan distribusi pangan lebih merata dan tidak hanya terpusat di satu titik saja.










