Forkopimda Kota Tangerang Dampingi Safari Ramadan Gubernur Banten

Forkopimda Kota Tangerang Dampingi Safari Ramadan Gubernur Banten
Safari Ramadan Gubernur Banten di Mushola Nurul Iman, Babakan, Kota Tangerang. (Credit: Ahmad Syihabudin/Banten Ekspres)

TANGERANG — Kapolres Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho bersama Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, dan sejumlah pejabat daerah Kota Tangerang (Forkopimda):menyambut kedatangan Gubernur Banten, Andra Soni dalam Safari Ramadan 1446 hijriah/2025 masehi.  Puasa hari ke -12.

Safari Ramadan Gubernur Banten itu dilakukan di Mushola Nurul Iman Jalan Maulana Yusuf, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Banten. Rabu, (12/3/2025) petang WIB.

Bacaan Lainnya

Andra Soni dalam sambutannya, mengatakan kegiatan Safari Ramadan ini merupakan program Pemerintah Provinsi Banten, untuk langsung bertemu dengan Masyarakat di 8 kota/kabupaten. Gubernur datang membawa sejumlah bantuan untuk diserahkan kepada masyarakat sekitar yang berhak untuk menerimanya.

“Pemerintah daerah adalah pelayan masyarakat, saya tidak bersaing dengan Walikota/Bupati. Tetapi kita akan kerja sama, Kota Tangerang bagus dalam program pendidikan SD dan SMP Gratis,” kata Andra Soni.

Ia mengakui, selama safari ramadan setiap kunjungan di kota/kabupaten dirinya selalu didampingi oleh kepala daerahnya. Menurutnya, hal itu menunjukkan bahwa pemerintah provinsi bersama pemerintah Kota/Kabupaten memiliki keinginan kuat dalam rangka melayani rakyat.

“Tujuan safari ramadan Ini untuk merespon masukan dari masyarakat apalagi kami sebagai kepala daerah yang baru harus segera merumuskan RPJMD. RPJMD Banten modelnya Bottom up, dari masyarakat, ke atas dan kemudian menjadi sebuah kebijakan,” ungkapnya.

Gubernur pun menjelaskan, banyak permintaan masyarakat yang Ia diterima selama safari ramadan. Dan lebih banyak pada permintaan pembangunan infrastruktur dan fasilitas sekolah gratis.

“Di wilayah perkotaan sangat padat. Jumlah Sekolah Negeri sangat terbatas. Itu tidak sebanding dengan jumlah siswa. Maka solusi dari Pemprov Banten adalah sekolah gratis itu. Lalu terkait Infrastruktur, masih banyak daerah di pedalaman yang belum tersentuh. Dan saya sudah bersepakat dengan Wali Kota dan Bupati. kita akan bersinergi tidak adalagi bahasanya itu bukan urusan kami. Ini adalah urusan rakyat Banten dan itu menjadi urusan kita bersama,” bebernya. (*)

Pos terkait