“Salah satu mendukung program Tangsel Terang. Dengan bertambahnya titik lampu maka bertambah pula bayar listrik tiap tahun. Setiap tahun sekitar Rp55 miliar atau Rp4,5 miliar per bulan kita harus bayar listrik,” tambahnya.
“Dampak efisiensi juga ada tapi, yang sifatnya perjalanan dinas, makan minum dan tidak mengganggu program wali kota,” jelasnya.
Ayep mengungkapkan, meskipun pihaknya tidak mengadakan program mudik gratis namun, masyarakat Kota Tangsel masih dapat memanfaatkan program mudik gratis yang diadakan oleh Kementerian Perhubungan.
“Program ini merupakan fasilitas yang diberikan kepada masyarakat agar dapat merayakan idul fitri bersama keluarga di kampung halaman dengan aman dan nyaman,” ungkapnya.
Menurutnya, pendaftaran program mudik gratis ini dibuka mulai 10 Maret hingga 23 Maret 2025. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi Nusantara Kemenhub setiap pukul 08.00 WIB hingga kuota harian terpenuhi.











