“Kita harap rapat koordinasi ini terus berjalan, dan karena rakor ini setahun hanya 2 kali, saya minta bisa tidak ditambah dan bergantian (pelaksanaannya;-red) di daerahnya,” kata Andra Soni.
Pada kesempatan itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Ameriza M Moesa menyampaikan Rakor TPID dan TP2DD se-Provinsi Banten diselenggarakan untuk membahas pengendalian inflasi jelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) Idul Fitri 2025.
“Dalam rangka itu ada kecenderungan barang dan jasa akan meningkat, seperti tahun sebelumnya ada tren kenaikan inflasi. Maka perlu diperkuat pengendalian inflasi dilaksanakan oleh kepala daerah,” ujarnya.
Ameriza menuturkan pengendalian inflasi dan percepatan digitalisasi menjadi hal penting bagi daerah, dalam menopang pertumbuhan ekonomi di daerahnya masing-masing.











