Efisiensi Anggaran Bukan Menghapus Kegiatan

Efisiensi Anggaran
Pengamat Kebijakan Publik IDP-LP, Riko Noviantoro. 

“Sehingga masyarakat tidak terbebani oleh kenaikan harga yang disebabkan oleh kebijakan fiskal yang terlalu ketat. Apalagi menghadapi bulan suci Ramadan ini,” paparnya.

Dia berharap, kebijakan efisiensi anggaran dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. “Jadi dana hasil penghematan anggaran dialokasikan untuk program kesejahteraan masyarakat, seperti bantuan sosial dan subsidi lainnya,” pungkasnya.

Bacaan Lainnya

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, pihaknya sudah menginstruksikan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) agar menyisir kegiatan apa yang bisa diefisiensikan. Bahkan, Benyamin dan wakilnya, Pilar Saga Ichsan membatalkan pembelian mobil baru untuk operasional. “Angkanya sementara dapat Rp200 miliar,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (11/2).

BACA JUGA: Efisiensi, Perjalanan Dinas Dipangkas

Benyamin menambahkan, angka sekitar Rp 200 miliar tersebut merupakan estimasi efisiensi untuk melaksanakan instruksi presiden.

Pos terkait