Dinie mengatakan, cara kerja Sanisek Smart tersebut sangat sederhana. Saat siswa masuk ke toilet, dengan menggunakan sensor, alat yang ada di dalam toilet akan bersuara dan menjelaskan bahwa apa saja yang mengenai sanitasi. Jadi, saat siswa melakukan aktivitas di dalam toilet tetap ingat dengan program sanitasi.
”Dengan adanya Sanisek Smart di sekolah sangat membantu, bahkan Sanisek Smart juga bisa membuat siswa terus mengingat bahwa siswa bisa terus bergerak menjalankan sanitasi kapanpun dan dimanapun,” paparnya.
Sementara itu, Heyba Anindiya siswa Kelas 8 SMPN 2 Curug yang juga duta sanitasi Kabupaten Tangerang mengungkapkan, SMPN 2 Curug telah menerapkan program sanitasi sudah sangat lama. Bahkan saat dirinya masuk ke SMPN 2 Curug, sudah dijelaskan dalam formulir pendaftaran dan menyatakan siapa menjalankan sanitasi sebagai kebiasaan di sekolah.
”Sanitasi tidak hanya sekadar slogan saja di SMPN 2 Curug, penerapannya juga sangat serius. Seperti, saat ingin masuk dan mendaftar di SMPN 2 Curug saya disodorkan formulir dan pernyataan untuk siap menjalankan program sanitasi. Jadi, SMPN 2 sangat serius dalam menjalankan sanitasi,” ungkapnya.










