“Tadinya kami menyiapkan hadiah juara satu, dua dan tiga, namun setelah berjalannya waktu dari penilaian bahwa ada dua karya yang sama-sama memenuhi kriteria dan dinilai bagus, yang akhirnya disepakati draw atau seri maka hadiahnya dibagi dua biar adil. Sedangkan, juara satunya utuh mendapatkan hadiah yang ditentukan,” katanya kepada wartawan usai acara pengumuman juara sayembara desain masjid Puspemkab Serang, di Pendopo Bupati Serang, Rabu (30/10).
Tatu mengatakan, dibukanya sayembara desain masjid Puspemkab Serang ini disambut baik, karena terdapat 176 peserta dari seluruh wilayah di Indonesia yang ikut serta.
Mereka semua mengirimkan karya-karyanya, yang dinilai oleh dewan juri profesional yang berasal dari Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Provinsi Banten, akademisi, budayawan, unsur arsitek praktisi, dan Pemkab Serang.










