“Emas sudah kami dapatkan. Kami berhasil meraih perak. Namun kami masih bisa menambah medali karena kami masih bermain di beberapa kelas lagi,” ungkapnya.
Ia menambahkan dalam laga ini selain persaingan ketat atlet, kondisi cuaca juga menjadi tantangan sendiri dimana saat babak kualifikasi kondisi cuaca berubah-ubah yakni panas dan hujan.
“Tak hanya itu juga angin juga kencang. Namun hal tersebut tidak menyurutkkan semangat kami untuk bisa berprestasi menyumbangkan medali untuk Banten,” jelas dia.
Dalam kesempatan ini dirinya tetap meminta atlet untuk konsentrasi menghadapi laga selanjutnya. Ini dikarenakan Banten memiliki beberapa nomor yang bisa berbuah medali emas lagi. Dua diantaranya di kategori putri.
Usai pertandingan atlet langsung beristirahat. Ini untuk mengembalikan kondisi tubuhnya agar bugar dan prima saat bertanding lagi.
“Jadwal laga woodball ini padat. Jadi kami juga harus menyiasati agar atlet tidak kelelahan. Setelah tanding mereka langsung kami istirahatkan untuk menghadapi laga selanjutnya.
Ia mohon doa dan dukungan warga Banten agar di laga tersisa yang dijalani tim Banten bisa berbuah medali emas lagi.
Sementara itu medali emas cabor sambo yang dihasilkan hea Cholifah Santika usai di babak final menaklukkan atlet DKI atas nama Afifah Raudatul Jannah.(hendra/apw)










