Jadi Perlintasan Truk, Masyarakat Mulai Resah, Buntut Kecelakaan di Jalan Raya Pakuhaji yang Menewaskan Bapak dan Anak

Masyarakat Resah
KECELAKAAN: Ilman Sadewa (31) dan Arjuna Ghuanteng, ayah dan anak terlindas truk pasir hingga tewas, di Jalan Raya Pakuhaji, Desa Kayu Agung, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Sabtu (24/8), sekitar pukul 07.40 WIB. (Foto: Tangkapan layar video kiriman warga)

Berdasarkan informasi yang dirangkum BANTENEKSPRES.CO.ID. Pertama, aksi unjuk rasa digelar oleh demonstran dari Gabungan Masyarakat Tangerang (GAMATA) Nusantara, yang dimotori Thohirudin cs serta Ustaz Fadhil Yusuf, di depan Kantor Kecamatan Sepatan, Sabtu (24/8/2024), atau pada hari yang sama setelah ayah dan anak tewas terlindas truk pasir.

Kedua, unjuk rasa digelar oleh Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia, Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI), Yayasan Pundi Amal Pelita Indonesia (PAPI), Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten Kecamatan Sepatan dan Pakuhaji, di depan Kantor Kecamatan Sepatan, Rabu (28/8).

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: Truk Tanah yang Langgar Jam Operasi untuk Putar Balik, Ormas Mulai Siaga Jaga Truk Tanah

Ketiga, unjuk rasa dari masyarakat yang diprakarsai oleh organisasi sosial kemasyarakatan Karang Taruna Kelurahan Mauk Timur, di depan Kantor Kecamatan Mauk, Jumat (30/8/2024).

Pos terkait