Pertama, pembangunan reservoir yang akan dijadikan 1 tempat untuk mendistribusikan air ke 4 JDU (Jaringan Distribusi Utama), yaitu JDU 1, JDU 2, JDU 3 dan JDU 4. Kemudian, disambungkan ke pelanggan.
“Nah, reservoir ini harus terpasang dahulu. Setelah itu, baru dilakukan pengaliran air ke JDU yang sudah ada. Kemudian yang sekarang sedang dikerjakan adalah (pemasangan) pipa-pipa retikulasi yang sudah masuk ke (permukiman) masyarakat. Nah yang belum dikerjakan adalah sambungan rumah,” jelasnya.
BACA JUGA: Kepala Perumdam TKR Unit Rajeg Tepis Kabar Tidak Respon Keluhan Pelanggan
Tentu, lanjutnya, Perumdam yang memiliki kewajiban melayani air bersih tidak ingin kewajiban perusahaan daerah tidak memenuhi target. Tetapi, target-target pelayanan air bersih secara aturan harus diketahui dahulu apakah masyarakat ingin dan mampu.
“Kalau misalkan mau tapi engga mampu, itu masih ada tawaran, misalnya dengan hydrant umum. Jadi yang skala komunal itu butuh pelayanan, terus water tangker,” ujarnya.











