Tuntut Tertibkan Tambang Pasir, Ratusan Warga Geruduk Kantor Bupati

Ratusan
UNJUK RASA: Ratusan masyarakat Cimarga melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor bupati, Kamis (1/8). (Credit: Ahmad Fadilah/Banten Ekspres)

Lanjutnya, seluruh masyarakat, selain memungut penertiban truk pasir basah, juga banyak truk pasir basah melebihi tonase, dan pengusaha tambang harus bertanggung jawab terhadap lingkungan yang diakibatkan Penambangan pasir di sepanjang Kecamatan Cimarga.

“Kami menuntut pengusaha tambang, segera melakukan reklamasi pasca tambang untuk lahan-lahan yang sudah tidak terpakai, akibat limbah tambang,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Dengan kondisi tersebut, pihaknya menuntut pemerintah daerah selaku pemangku kebijakan untuk menertibkan para pengusaha pasir di Cimarga. Lakukan pengawasan secara profesional terhadap tambang pasir, karena banyak yang dilanggar dalam operasionalnya.

BACA JUGA: Diduga Dibekingi, Galian Tanah Ilegal Marak di Ruas Jalan Citeras-Kopo-Maja

“Kami meminta kepada pemerintah, agar ikut andil dalam memperbaiki ekosistem lingkungan yang saat ini sudah rusak akibatkan penambang pasir yang jumlahnya lebih dari 8 perusahaan,” tuturnya.

Penjabat (Pj) Bupati Lebak, Iwan Kurniawan yang menemui pendemo mengapresiasi aksi yang dilakukan masyarakat Cimarga. Menyikapi hal ini, Iwan mengaku beberapa hari lalu telah memerintahkan Kadis PUPR menurunkan alat berat, serta telah melakukan komunikasi dengan provinsi guna tindak lanjut adanya tuntutan warga ini.

BACA JUGA: Galian Tanah Merah Darurat Ditertibkan

“Saya apresiasi aksi yang dilakukan warga ini, namun ada komunikasi yang lebih baik dan efektif lagi, yakni audensi dengan saya di ruangan dengan beberapa perwakilan memecahkan masalah yang ada, saya berjanji akan menindak lanjuti masalah ini hingga tuntas,” ucapnya. (fad)

Pos terkait