Ikan Mas, Kembung dan Kerudung, Penyumbang Inflasi Tinggi di Banten

Penyumbang Inflasi
TAKLIMAT MEDIA: Kepala KPw BI Banten Ameriza M Moesa dan jajarannya menyampaikan materi pada kegiatan Taklimat Media Laporan Perekonomian Provinsi Banten Edisi Februari 2024, di rumah makan Pondok Rempah, di Kota Serang, Senin (13/5/2024). (CREDIT: SYIROJUL UMAM/BANTEN EKSPRES)

Lebih lanjut, konsumsi dua komoditas itu juga terjadi di Kabupaten Lebak. Namun tidak mendominasi bobot tertinggi inflasi. Di Kabupaten Lebak didominasi oleh emas perhiasan, ketimun, dan udang basah.

Dikatakan Lukman, BI Banten bersama Pemprov Banten akan mencari cara untuk menekan inflasi khususnya pada dua komoditas itu. Seperti mengganti sistem peternakan ikan mas dengan cara menyiapkan kolam tersendiri seperti empang.

Bacaan Lainnya

“Mungkin dengan mengganti cara budidaya ikan mas, yang biasanya memanfaatkan sawah bisa diganti dengan kolam empang. Jadi ketika sawah mulai menguning dan padi siap dipanen, ikan mas masih bisa dibudidaya,” ungkapnya.

Selain itu, terdapat komoditas lain yang menjadi penyebab inflasi di Banten. Seperti di Kota Cilegon komoditas dengan bobot tertinggi yakni bawang merah, bubur, hingga kerudung atau jilbab.

Kepala KPw BI Banten, Ameriza M Moesa mengatakan, inflasi terjadi akibat risiko dampak lanjutan kemarau panjang yang terjadi di Provinsi Banten.

Pos terkait