SERANG — Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Banten, Ameriza M Moesa meminta kepada pemerintah daerah (Pemda) sebagai Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) untuk melakukan inovasi, dan identifikasi potensi pendapatan yang bisa Didigitalisasi. Hal itu dilakukan untuk Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) di wilayah Banten.
“Harapan kami ke Pemda, masih banyak mata retribusi yang belum non tunai atau digital, apalagi jenis retribusi itu banyak. Maka PR ke depan untuk TP2DD identifikasi potensi mata retribusi yang bisa digitalisasikan,” katanya, belum lama ini.
Menurutnya, digitalisasi merupakan soal kebiasaan, namun sebelumnya perlu dilakukan inovasi yang memaksa masyarakat mau menggunakan sistem pembayaran dalam bertransaksi.
Ia menggambarkan, inovasi tersebut pernah dilakukan oleh e-wallet atau dompet digital seperti OVO dan Dana, saat kehadirannya memberikan program cashback untuk pembayaran apapun melalui aplikasi tersebut.











