Semarak HUT RI ke-81, Pemkot Tangerang Gelar Lomba Rakyat dan Olahraga Tradisional

Wali Kota Tangerang Sachrudin memberikan sambutan pada acara lomba rakyat dan olahraga tradisional di Stadion Benteng Kota Tangerang, Jumat (20/8). Dhuyuf/ Banten Ekspres

TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan keluarga besar Pemkot Tangerang memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menggelar berbagai perlombaan rakyat dan olahraga tradisional.

Kegiatan yang diikuti jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Forkopimda, media, badan usaha milik daerah (BUMD), serta sejumlah unsur lainnya itu berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan di Stadion Benteng Kota Tangerang, Jumat (21/8).

Bacaan Lainnya

Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan, kemeriahan perlombaan bukan sekadar untuk menentukan pemenang. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menumbuhkan kembali semangat perjuangan dan kebersamaan yang diwariskan para pahlawan.

“Kita lihat sangat luar biasa kemeriahannya, baik pelaksanaan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah Kota Tangerang bersama Forkopimda, maupun kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya saat diwawancarai bantenekspres.co.id, Jumat (20/8).

Ia menuturkan, semangat perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan tenaga, keringat, air mata hingga nyawa untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan harus terus ditanamkan dalam kehidupan masyarakat.

“Ini bukan persoalan kalah menang, bukan persoalan siapa yang juara, tapi bentuk ungkapan rasa terima kasih kita kepada para pahlawan kita yang 81 tahun yang lalu, bahkan jauh sebelumnya, memperjuangkan kemerdekaan dengan penuh pengorbanan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Kaonang mengatakan, kegiatan perlombaan rakyat tersebut juga menjadi bagian dari upaya melestarikan olahraga tradisional yang telah lama berkembang di tengah masyarakat.

Menurutnya, pelaksanaan tahun ini turut mengacu pada evaluasi kegiatan sebelumnya. Sejumlah perlombaan baru seperti lomba sarung, bakiak, dan panco diperkenalkan untuk meningkatkan antusiasme peserta.

“Kita evaluasi, mungkin sekarang yang kita lombakan juga kita evaluasi, mana yang sangat diminati kita akan sampaikan kembali untuk ke depan. Kayak dagongan, tarik tambang, memang luar biasa peminatnya dan memang paling seru,” ungkapnya.

Kaonang menyebut, terdapat 11 permainan rakyat yang dilombakan dalam kegiatan tersebut. Seluruh rangkaian berlangsung lancar tanpa adanya peserta yang mengalami cedera.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut tidak hanya ditujukan untuk memeriahkan HUT RI, tetapi juga menjadi bagian dari tugas Dispora dalam mendorong masyarakat agar aktif berolahraga sekaligus menjaga keberadaan permainan tradisional.

“Ini upaya kita di HUT RI ke-81 selain dalam peringatan HUT RI, namun juga upaya-upaya kita melestarikan lomba-lomba tradisional yang sudah merakyat, puluhan bahkan ratusan tahun sudah menjadi budaya di masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Kaonang berharap olahraga dan permainan tradisional tetap lestari serta terus dikenal oleh generasi muda.

“Inilah kewajiban kami Dispora, memasyarakatkan olahraga dan terus mengolahragakan masyarakat. Dan olahraga-olahraga tradisional tetap lestari, tetap ada,” pungkasnya. (*)

Reporter: M. Dhuyuf Khuzaimi

Pos terkait