Parkir Jadi Evaluasi Utama, Maryono Hasan Siapkan Solusi untuk Festival Cisadane Tahun Depan

Wali Kota Tangerang Sachrudin dan Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono Hasan saat membuka pelaksanaan Festival Cisadane 2026.

TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemerintah Kota Tangerang menjadikan persoalan parkir sebagai evaluasi utama penyelenggaraan Festival Cisadane. Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono Hasan, mengatakan penyediaan kantong parkir yang lebih memadai akan menjadi fokus pembenahan agar arus kendaraan pengunjung lebih tertata pada penyelenggaraan festival berikutnya.

Menurut Maryono, tingginya antusiasme masyarakat yang memadati kawasan bantaran Sungai Cisadane menjadi tantangan tersendiri, terutama dalam pengaturan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Bacaan Lainnya

“Evaluasinya parkiran. Kita harus menyiapkan kantong-kantong parkir di luar titik area sepanjang Kali Cisadane yang bisa menampung pengendara roda dua maupun roda empat, sehingga memudahkan sirkulasi keluar masuk kendaraan di area Festival Cisadane,” ujarnya saat diwawancarai, Senin 27 Juli 2026.

Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono Hasan memimpin apel pagi pegawai di lingkungan Puspemkot Tangerang, Senin (27/7/2026). Dhuyuf/bantenekspres.co.id.

Ia mengakui keterbatasan lahan parkir di sekitar lokasi festival menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dicarikan solusinya. Karena itu, Pemkot Tangerang akan menyiapkan sejumlah kantong parkir di luar kawasan utama festival.

“PR dan solusinya adalah kita menyiapkan kantong-kantong parkir untuk penyelenggaraan Festival Cisadane berikutnya,” katanya.

Di sisi lain, Maryono menilai pelaksanaan Festival Cisadane tahun ini berjalan sukses. Hal itu terlihat dari meningkatnya jumlah peserta, penampilan talenta di berbagai panggung hiburan, hingga ramainya aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Kalau kepesertaan dan UMKM sudah luar biasa. Ada peningkatan jumlah peserta, talent di masing-masing stand, dan juga ada peningkatan perputaran ekonomi selama Festival Cisadane,” ungkapnya.

Lebih lanjut, terkait nilai transaksi ekonomi yang tercipta selama festival berlangsung, Maryono menyebut datanya telah dihimpun oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang. Namun, angka pasti perputaran ekonomi masih dalam proses rekapitulasi.

“Nilai transaksinya sudah tercatat. Hanya masih di Dinas Pariwisata, kami belum sempat menanyakan berapa jumlah perputaran uang selama penyelenggaraan Festival Cisadane,” jelasnya.

Menutup keterangannya, Maryono menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan Festival Cisadane, mulai dari unsur pemerintah, TNI-Polri, DPRD, masyarakat, pelaku UMKM, hingga penyelenggara acara.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran, TNI-Polri, DPRD, seluruh komponen masyarakat, para penggiat UMKM, dan event organizer yang telah menyelenggarakan Festival Cisadane dengan baik,” pungkasnya. (*)

Pos terkait