Kelurahan Binong Perkuat Budaya Hidup Bersih, RW 010 Jadi Lokasi Penilaian Kampung Hijau

Camat Curug menghadiri penilaian PHBS di Kelurahan Binong untuk perkuat budaya hidup bersih. Randy/Bantenekspres.co.id

CURUG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, hijau, dan berkelanjutan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Penilaian Lomba Kampung Hijau dan BER-PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) Tingkat Kelurahan Binong yang dilaksanakan di RW 010.

Kegiatan penilaian ini menjadi bagian dari pembinaan sekaligus evaluasi terhadap penerapan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan masyarakat. Selain itu, lomba juga bertujuan mendorong pengelolaan lingkungan yang lebih baik melalui keterlibatan aktif warga di setiap wilayah.

Bacaan Lainnya

Berbagai aspek menjadi perhatian dalam penilaian, mulai dari kebersihan lingkungan, penghijauan, pengelolaan sampah, sanitasi, hingga partisipasi masyarakat dalam menjaga kesehatan dan kelestarian lingkungan.

Camat Curug Arif Rachman Hakim mengatakan, kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan untuk mencari pemenang, tetapi menjadi sarana membangun kesadaran masyarakat agar memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan tempat tinggalnya.

“Kampung Hijau dan BER-PHBS merupakan program yang sangat positif karena mampu menumbuhkan semangat gotong royong serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Harapan kami, budaya hidup bersih dan sehat tidak hanya dilakukan saat ada penilaian, tetapi menjadi kebiasaan yang terus diterapkan setiap hari,” ujar Arif kepada Bantenekspres.co.id, Rabu 22 Juli 2026.

Menurutnya, lingkungan yang bersih dan sehat akan memberikan dampak besar terhadap kualitas hidup masyarakat. Selain menciptakan kawasan yang nyaman, lingkungan yang terawat juga mampu menekan risiko berbagai penyakit yang disebabkan oleh kondisi lingkungan yang kurang sehat.

“Kami ingin masyarakat memahami bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah kelurahan, RT, RW, kader, dan warga menjadi kunci keberhasilan mewujudkan lingkungan yang sehat,” katanya.

Lurah Binong Sukri Ariansyah memberikan sambutan pada lomba desa PHBS.

Arif menambahkan, partisipasi aktif masyarakat merupakan indikator utama dalam keberhasilan program Kampung Hijau dan BER-PHBS. Semangat kebersamaan yang selama ini telah terbangun diharapkan terus dipelihara sehingga mampu menciptakan perubahan yang berkelanjutan.

“Saya melihat antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Warga bergotong royong membersihkan lingkungan, mempercantik kawasan dengan tanaman hijau, serta menjaga fasilitas umum agar tetap bersih. Semangat seperti inilah yang harus terus dipertahankan,” ungkapnya.

Ia berharap, seluruh RW di Kelurahan Binong dapat menjadikan RW 010 sebagai inspirasi untuk terus meningkatkan kualitas lingkungan di wilayah masing-masing.

“Kami ingin seluruh wilayah di Kecamatan Curug memiliki lingkungan yang sehat, hijau, dan nyaman. Bukan hanya indah dipandang, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi kesehatan masyarakat. Jika budaya hidup bersih sudah menjadi karakter warga, maka berbagai persoalan lingkungan akan lebih mudah diatasi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Arif menegaskan bahwa program Kampung Hijau dan BER-PHBS sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui pemberdayaan warga.

“Kami berharap setelah penilaian ini selesai, semangat masyarakat tidak ikut selesai. Justru ini menjadi titik awal untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Pertahankan budaya gotong royong, kelola sampah dengan baik, lakukan penghijauan, dan terapkan perilaku hidup bersih serta sehat dalam kehidupan sehari-hari,” tutupnya. (*)

Pos terkait