Promosi Kesehatan, Puskesmas Rajeg Sukses Gelar Posyandu Remaja di Desa Lembangsari

Promosi Kesehatan, Puskesmas Rajeg Sukses Gelar Posyandu Remaja di Desa Lembangsari
Puskesmas Rajeg sukses menggelar kegiatan Posyandu Remaja di Desa Lembangsari Tangerang untuk tingkatkan kesehatan remaja dan deteksi dini penyakit. Foto: Puskesmas Rajeg

RAJEG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Puskesmas Rajeg terus berkomitmen meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya generasi muda.

Baru-baru ini, upaya promotif dan preventif ini diwujudkan melalui kesuksesan gelaran kegiatan Posyandu Remaja di Desa Lembang Sari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang.

Bacaan Lainnya

Kepala Puskesmas Rajeg drg. Tohiroh menegaskan, kegiatan berkala ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran remaja terhadap pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

Lebih dari itu, para remaja didorong untuk menjadi agen perubahan (agent of change) yang mampu menciptakan lingkungan yang sehat dan produktif.

“Kami menegaskan komitmen untuk terus melakukan pembinaan dan pendampingan kepada remaja melalui kegiatan Posyandu Remaja ini secara rutin,” ujar drg. Tohiroh dalan keterangannya.

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari ini diikuti dengan penuh antusias oleh para remaja setempat.

Jalannya acara didampingi langsung oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Rajeg serta para kader kesehatan remaja desa.

Acara dimulai dengan kegiatan senam bersama untuk membakar semangat para peserta.

Usai berolahraga, para remaja langsung mendapatkan berbagai pelayanan kesehatan dasar secara gratis, meliputi pemantauan status gizi, pemeriksaan fisik dan pemantauan kesehatan umum.

Selain pemeriksaan fisik, Posyandu Remaja ini juga berfungsi sebagai instrumen deteksi dini terhadap berbagai masalah kesehatan yang rawan menyerang usia muda.

Beberapa di antaranya adalah pencegahan terhadap anemia (kekurangan sel darah merah), masalah gizi (kurang gizi maupun obesitas), gangguan kesehatan reproduksi dan masalah kesehatan mental.

Tidak hanya sekadar pemeriksaan fisik, petugas kesehatan Puskesmas Rajeg juga memberikan edukasi intensif mengenai pentingnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Materi krusial lainnya yang disampaikan dalam penyuluhan ini meliputi gizi seimbang, kesehatan reproduksi remaja, kesehatan mental hingga pencegahan perilaku berisiko pada usia remaja.

Melalui sesi penyuluhan dan diskusi interaktif, para peserta diberikan ruang aman untuk berkonsultasi.

Para remaja pun terlihat aktif menyampaikan berbagai pertanyaan dan permasalahan kesehatan yang sering mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan adanya sinergi dan keterlibatan aktif antara remaja, kader kesehatan, serta pemerintah desa, perwujudan generasi muda yang sehat, berdaya saing, dan sadar akan gaya hidup sehat optimis dapat tercapai. (*)

Pos terkait