Puskesmas Curug Perkuat Peran Kader, Tingkatkan Kewaspadaan terhadap Penyakit Menular

Puskesmas Curug Perkuat Peran Kader, Tingkatkan Kewaspadaan terhadap Penyakit Menular
UPTD Puskesmas Curug saat memberikan bimbingan kepada kader Kesehatan mengenai penyakit menular di aula kantor Kelurahan Curug Kulon. Foto Randy/Bantenekspres.co.id

CURUG, BANTENEKSPRES.CO.ID – UPTD Puskesmas Curug menggelar kegiatan Pembinaan Kader Penyakit Menular yang berlangsung di Aula Kelurahan Curug Kulon. Kegiatan tersebut diikuti para kader kesehatan dari wilayah kerja Puskesmas Curug dengan penuh antusias sebagai upaya meningkatkan kapasitas kader dalam pencegahan dan pengendalian penyakit menular di masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, petugas kesehatan memberikan berbagai materi terkait penyakit menular, mulai dari upaya pencegahan, deteksi dini, pengenalan gejala, hingga langkah-langkah penanganan yang dapat dilakukan di lingkungan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Para kader juga dibekali pengetahuan mengenai pentingnya edukasi kesehatan dan pelaporan kasus secara cepat untuk mencegah penyebaran penyakit.

Tidak hanya menerima materi, para peserta juga terlibat aktif dalam sesi tanya jawab interaktif. Berbagai persoalan yang sering ditemui kader di lapangan menjadi bahan diskusi bersama petugas kesehatan guna mencari solusi yang tepat dan efektif.

Kepala UPTD Puskesmas Curug, dr. Siti Salamah, mengatakan bahwa kader kesehatan memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat.

“Kader merupakan mitra penting bagi puskesmas. Mereka adalah orang-orang yang berada paling dekat dengan masyarakat sehingga memiliki peran besar dalam memberikan edukasi, mengingatkan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat, serta membantu mendeteksi dini berbagai penyakit menular yang berpotensi menyebar di lingkungan sekitar,” ujar dr. Siti Salamah kepada Bantenekspres.co.id, Minggu 7 Juni 2026.

Menurutnya, keberhasilan program pengendalian penyakit menular tidak hanya bergantung pada tenaga kesehatan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat melalui para kader kesehatan.

“Kami berharap melalui pembinaan ini para kader semakin memahami berbagai jenis penyakit menular, cara pencegahannya, serta langkah yang harus dilakukan ketika menemukan kasus di lapangan. Dengan pengetahuan yang baik, kader dapat menjadi agen perubahan di tengah masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, kader kesehatan juga memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum tentu akurat terkait kesehatan.

“Di era informasi seperti sekarang, kader harus mampu menjadi sumber informasi kesehatan yang terpercaya. Edukasi yang tepat akan membantu masyarakat lebih waspada sekaligus mengurangi risiko penyebaran penyakit menular,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dr. Siti Salamah menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pembinaan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kompetensi kader kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Curug.

“Pembinaan seperti ini akan terus kami lakukan secara rutin. Kami ingin kader memiliki kemampuan yang terus berkembang sehingga dapat mendukung program kesehatan pemerintah dan membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi semangat para kader yang hadir dan aktif selama kegiatan berlangsung.

“Kami sangat mengapresiasi antusiasme para kader. Semangat mereka menunjukkan bahwa kepedulian terhadap kesehatan masyarakat masih sangat tinggi. Ini menjadi modal besar bagi kita untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari penyakit menular,” tuturnya.

Melalui kegiatan pembinaan tersebut, UPTD Puskesmas Curug berharap para kader semakin siap menjalankan perannya sebagai garda terdepan dalam edukasi kesehatan masyarakat, sekaligus membantu menekan angka penyebaran penyakit menular di wilayah kerja Puskesmas Curug.

“Dengan kolaborasi yang kuat antara tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat, upaya mewujudkan lingkungan yang sehat, peduli, dan terlindungi dari penyakit menular diharapkan dapat terus terjaga dan semakin optimal,” tutupnya. (*)

Pos terkait