MAUK,BANTENEKSPRES.CO.ID – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Cipta Mulya Bersih, Desa Marga Mulya, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, sukses mencatatkan prestasi gemilang.
Program ketahanan pangan desa lewat budidaya jagung hibrida berhasil menghasilkan kualitas panen terbaik se-Kecamatan Mauk dan langsung diserap oleh Bulog pada April lalu.
Keberhasilan ini diungkapkan oleh Kepala Desa Marga Mulya Abu bakar yang akrab disapa Lurah A’ab.
Menurutnya, program ini memanfaatkan lahan seluas 1 hektar 1.000 meter persegi yang berlokasi di Kampung Nagrek, RT 04 RW 04, Desa Marga Mulya.
Dari total lahan tersebut, sekitar 6.000 meter persegi di antaranya difokuskan untuk penanaman jagung hibrida.
Kerja keras BUMDes yang diketuai oleh Heri Ogong ini membuahkan hasil manis saat masa panen tiba.
Tercatat, sebanyak sekitar 1.930 kilogram jagung pipil hasil panen Desa Marga Mulya langsung ditampung oleh Perum Bulog dengan harga jual yang cukup bersaing yakni Rp6.400 per kilogram.
“Hasil panen jagung hibrida dari Desa Marga Mulya ini diakui sebagai salah satu yang paling banyak hasilnya di wilayah Kecamatan Mauk,” ujar A’ab, Rabu, 20 Mei 2026.
Meski meraih predikat panen terbaik, pihak BUMDes mengaku tetap memiliki catatan evaluasi untuk musim tanam berikutnya.
Kendala utama yang dihadapi para petani di lapangan adalah proses pascapanen, khususnya pada tahap penjemuran.
Proses penjemuran yang memakan waktu terlalu lama mengakibatkan kadar air menyusut drastis.
Dampaknya, berat total jagung hibrida yang telah dipipil menjadi berkurang saat ditimbang.
Kendati ada kendala penyusutan bobot, keberhasilan BUMDes Cipta Mulya Bersih ini tetap menjadi angin segar bagi program ketahanan pangan di Kabupaten Tangerang.
Ke depan, manajemen BUMDes berkomitmen untuk memperbaiki sistem pengeringan agar hasil tonase panen berikutnya bisa lebih maksimal tanpa mengurangi kualitas jagung yang dihasilkan. (*)
Reporter: Zakky Adnan









