PAGEDANGAN, BANTENEKSPRES.CO.ID — Menjelang Hari Raya Idul adha, Camat Pagedangan, Ramdani, mengimbau para pedagang hewan kurban yang akan berjualan di wilayah Kecamatan Pagedangan untuk memperhatikan kebersihan lingkungan sekitar lapak.
Ia menegaskan, aktivitas penjualan hewan kurban tidak boleh menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat, terutama terkait bau tidak sedap yang berasal dari kotoran hewan.
“Kami mengimbau kepada seluruh pedagang hewan kurban agar menjaga kebersihan lingkungan. Jangan sampai keberadaan lapak justru menimbulkan bau tidak sedap yang mengganggu kenyamanan masyarakat,” ujar Ramdani kepada Bantenekspres.co.id, Kamis 16 April 2026.
Menurutnya, meskipun penjualan hewan kurban hanya berlangsung dalam waktu terbatas setiap tahunnya, para pedagang tetap wajib menjaga standar kebersihan dan kesehatan lingkungan.
“Walaupun ini kegiatan musiman, setahun sekali, tapi bukan berarti kebersihan bisa diabaikan. Justru harus lebih diperhatikan, karena ini menyangkut kesehatan masyarakat,” katanya.
Ramdani juga mengingatkan, agar para pedagang rutin membersihkan kandang sementara dan memastikan limbah kotoran hewan tidak menumpuk.
“Pastikan kotoran hewan dibersihkan setiap hari. Jangan sampai menumpuk dan menimbulkan bau. Ini penting untuk menjaga kenyamanan warga sekitar,” tegasnya.
Selain kebersihan, pihaknya juga menyoroti pentingnya kualitas hewan kurban yang dijual. Ia meminta pedagang hanya menjual hewan yang sehat dan layak untuk dikurbankan.
“Kami juga mengingatkan agar hewan yang dijual harus dalam kondisi sehat, tidak sakit, dan memenuhi syarat untuk dijadikan hewan kurban. Ini penting agar ibadah kurban masyarakat berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Ramdani menegaskan, pihak kecamatan tidak akan segan mengambil tindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran di lapangan. Hal tersebut, agar para pedagang bisa mengikuti aturan dan tidak menggangu masyarakat.
“Jika ada pedagang yang tidak mengindahkan imbauan ini, terutama terkait kebersihan dan kesehatan, kami tidak akan ragu untuk menutup lapak tersebut,” katanya.
Ia berharap, para pedagang dapat bekerja sama dengan pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman selama masa penjualan hewan kurban.
“Kami ingin semua berjalan tertib, aman, dan nyaman. Pedagang untung, masyarakat pun tidak terganggu. Jadi mari kita jaga bersama,” tutupnya. (*)











