Baznas Kota Tangsel Targetkan Penghimpunan ZIS Rp21 Miliar di 2026

Ketua Baznas Kota Tangsel Mohamad Subhan. Tri Budi/Bantenekspres.co.id

 

CIPUTAT,BANTENEKSPRES.CO.ID – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tangsel menggelar kegiatan sosialisasi pengoptimalan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Tangsel.

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Blandongan Balai Kota Tangsel, Senin, 13 April 2026. Kegiatan yang dirangkaikan dengan halal bihalal ini dibuka langsung oleh Ketua Baznas Kota Tangsel Mohamad Subhan.

Subhan mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam pengumpulan zakat, infak, sedekah, serta dana sosial keagamaan lainnya.

“Kegiatan ini dihadiri para muzakki, baik dari kalangan ASN, individu, maupun mitra strategis dari perusahaan yang selama ini telah bekerja sama dengan Baznas,” ujarnya kepada BANTENEKSPRES.CO.ID, Senin, 13 April 2026

Subhan menambahkan, pada 2026 pihaknya menargetkan penghimpunan dana ZIS sebesar Rp21 miliar. Target tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp17 miliar.

“Tahun lalu alhamdulillah target Rp17 miliar bisa terlampaui hingga Rp22 miliar. Tahun ini kami optimistis bisa mencapai target Rp21 miliar,” tambahnya.

Meski demikian, hingga memasuki bulan keempat tahun ini, capaian penghimpunan dana masih berada di bawah target. Selama bulan Ramadan, dana yang berhasil dihimpun sekitar Rp2 miliar, sehingga total hingga saat ini mencapai sekitar Rp5 miliar.

“Jika dirata-rata, target bulanan sekitar Rp2 miliar. Saat ini memang masih di bawah target, namun kami terus berupaya meningkatkannya,” jelasnya.

Untuk mendorong peningkatan penghimpunan, Baznas Tangsel terus melakukan berbagai strategi, salah satunya dengan memperkuat kolaborasi bersama berbagai pihak, termasuk instansi pendidikan melalui Dinas Pendidikan.

Selain itu, Baznas juga mengembangkan platform digital berupa aplikasi “Peduli Sesama” guna mempermudah masyarakat dalam menunaikan zakat dan sedekah secara online.

“Kami berharap melalui digitalisasi ini, pengumpulan zakat dan infak bisa lebih efektif dan menjangkau lebih luas,” tuturnya.

Menjelang Idul Adha, Baznas juga berharap adanya peningkatan penghimpunan dana, meskipun pengelolaan hewan kurban sebagian besar dilakukan oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di masing-masing instansi atau lembaga.

Subhan juga mengingatkan pentingnya menunaikan zakat sebagai kewajiban umat Muslim. Selain memberikan ketenangan hati, zakat juga dapat memperkuat keimanan serta membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Dalam setiap harta yang kita miliki, ada hak orang lain yang harus disalurkan kepada yang berhak atau mustahik. Karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi agar pengelolaannya lebih optimal dan manfaatnya lebih luas,” ungkapnya.

Melalui sinergi yang kuat dan meningkatnya kesadaran masyarakat, Baznas Kota Tangsel optimistis target penghimpunan dana ZIS tahun ini dapat tercapai serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. (*)

 

Pos terkait