BENDA, BANTENEKSPRES.CO.ID – SMPN 30 Tangerang terus berkomitmen menjaga kebersihan lingkungan sekolah melalui integrasi program pemerintah daerah dan inovasi internal. Selain mengikuti agenda rutin, pihak sekolah menekankan bahwa aksi kebersihan ini bertujuan untuk memupuk disiplin dan semangat belajar siswa pasca libur Idulfitri, Selasa 31 Maret 2026.
Kepala Sekolah SMPN 30 Tangerang, Muhamad Dace, menjelaskan bahwa kegiatan bersih-bersih di lingkungan sekolah sudah dimulai sejak beberapa hari lalu sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Strategi ini juga merupakan implementasi dari program rutin Kota Tangerang.
“Kota Tangerang itu punya program namanya Selasa dan Jumat Bersih. Kita lakukan itu secara bergilir ya, termasuk anak-anak melalui perwakilan, melalui anak-anak OSIS kita juga libatkan,” ujarnya.
Pengawasan Ekstra pada Arsitektur Koridor SMPN 30 Tangerang memiliki keunikan arsitektur gedung yang berbeda dibanding mayoritas sekolah lain di Tangerang. Jika sekolah lain umumnya memiliki teras yang menghadap langsung ke lapangan terbuka, SMPN 30 menggunakan sistem koridor.
Kondisi fisik gedung ini diakui Dace memiliki tantangan tersendiri dalam hal pemantauan siswa. Oleh karena itu, pihak sekolah memperketat pengawasan melalui sistem piket guru yang lebih intensif.
“Menyikapi kondisi ini, saya langsung ambil kebijakan piket harian guru diperbanyak. Setiap lantai ada, setiap koridor ada dua orang guru untuk memantau kondisi,” tegasnya.
Muhammad Dace berharap, melalui momentum kebersihan ini adanya peningkatan kualitas mental, baik bagi tenaga pendidik maupun para siswa. Ia menekankan bahwa tanggung jawab pendidikan harus didasari oleh rasa ikhlas dan dedikasi.
“Harapannya, pasca Idulfitri ini kita saling menguatkan antara guru dan siswa. Anak-anak semakin tumbuh rasa disiplin dan semangat belajarnya, begitupun bapak ibu gurunya dalam melaksanakan tugas sebagai pendidik,” pungkas Dace. (*)











