DPRD Lebak Undang Bupati dan Wakil Bupati Untuk Rekonsiliasi

Ketua DPRD Lebak dr Juwita Wulandari. Foto : A Fadilah/BantenEkspres.co.id

RANGKASBITUNG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Ketua DPRD Kabupaten Lebak dr.Juwita Wulandari akan mengundang Bupati dan Wakil Bupati Lebak untuk duduk bersama di tengah memanasnya dinamika hubungan keduanya. Langkah ini dinilai penting guna meredam ketegangan sekaligus mengembalikan fokus kepemimpinan pada kepentingan masyarakat.

Politisi PDI Perjuangan ini mengingatkan, bahwa pasangan kepala daerah, Hasbi Amir, sejatinya memiliki kesamaan visi saat mencalonkan diri, yakni membangun Lebak dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Namun, dalam perjalanannya, komunikasi di antara keduanya dinilai kerap berjalan tidak searah.

Bacaan Lainnya

“Jangan sampai cita-cita mulia itu luntur hanya karena komunikasi yang tidak selaras. Perbedaan pendapat adalah hal yang wajar, tetapi tidak boleh bergeser menjadi persoalan subjektivitas individu,” kata Juwita, kepada wartawan, Selasa 31 Maret 2026.

Ia menegaskan, perbedaan pandangan dalam menentukan arah pembangunan merupakan bagian dari dinamika kepemimpinan. Namun, konflik yang berkepanjangan justru berpotensi mengganggu jalannya birokrasi, menghambat pelayanan publik, serta memperlambat pembangunan daerah.

“Pemimpin boleh berbeda cara, tetapi tidak boleh sampai menimbulkan konflik serius yang berdampak luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut harus segera disudahi mengingat masa kepemimpinan Hasbi Amir masih menyisakan waktu sekitar empat tahun. Ia mengajak kedua pemimpin daerah tersebut untuk kembali bersatu, memperbaiki kekurangan, dan menyempurnakan capaian yang telah diraih.

Juwita juga menyampaikan optimismenya bahwa situasi ini dapat diselesaikan jika kedua belah pihak kembali pada tujuan awal, yakni mewujudkan Lebak yang rukun, unggul, hegar, aman, dan penuh keyakinan.

“Kata ‘rukun’ dalam visi itu harus benar-benar diwujudkan. Dari situlah akan lahir Lebak yang unggul, hegar, aman, dan yakin bisa terus berkembang,” paparnya.

Yanto, Wakil ketua DPRD Lebak menambahkan,
upaya mempertemukan kedua pemimpin tersebut diharapkan menjadi titik awal rekonsiliasi demi menjaga stabilitas pemerintahan dan keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Lebak.

“Insya Allah hari ini rencananya,” ucapnya.(*)

Pos terkait