CIPUTAT,BANTENEKSPRES.CO.ID – Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie melaksanakan salat Idul Fitri 1447 Hijriah di Masjid Islamic Center Baiturrahmi BSD, Serpong, Sabtu, 21 Maret 2026. Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan melaksanakan salat Idul Fitri di Masjid Al Itishom di kawasan Balai Kota Ciputat.
Benyamin melaksanakan salat Id bersama istrinya Tini Indrayanthi dan keluarga serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Tangsel. Adapun Pilar Saga Ichsan hadir didampingi istrinya, Raden Roro Truetami Ajeng Soediutomo, serta putrinya dengan mengenakan busana muslim berwarna putih.
Dalam sambutannya, Pilar menyampaikan perayaan Idul Fitri tahun ini mengusung tema “Merajut Silaturahmi, Menguatkan Ukhuwah di Hari Fitri.” Menurutnya, Idul Fitri bukan sekadar perayaan, melainkan momentum untuk mempererat persaudaraan, membangun kebersamaan, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Silaturahmi adalah nilai yang mempersatukan kita. Ukhuwah adalah kekuatan yang menjaga kita. Ketika silaturahmi terjaga dan ukhuwah terbina, maka masyarakat akan hidup dalam suasana damai, saling percaya, dan saling mendukung,” ujarnya saat sambutan, Sabtu, 21 Maret 2026.
Pilar menambahkan, kondisi tersebut menjadi fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan dan pembangunan Kota Tangsel. Pilar juga memaparkan bahwa Tangsel merupakan salah satu kota dengan pertumbuhan yang dinamis di Indonesia. Dengan luas wilayah sekitar 169 kilometer persegi, kota ini terdiri dari tujuh kecamatan dan 54 kelurahan.
Hingga 2025, jumlah penduduk Tangsel mencapai sekitar 1,47 juta jiwa, dengan tingkat kepadatan sekitar 8.943 jiwa per kilometer persegi. Struktur demografi didominasi usia produktif sebesar 72,20 persen, dengan rasio ketergantungan sekitar 38,51 persen.
“Kondisi ini menunjukkan bahwa Kota Tangsel sedang mengalami bonus demografi, sebuah peluang besar yang harus kita kelola dengan baik untuk mendorong kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Pilar menyebut, berbagai capaian pembangunan merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Tangsel tercatat mencapai 84,81 atau masuk kategori sangat tinggi.
Di sektor ekonomi, pertumbuhan didorong oleh sektor perdagangan, jasa, properti, serta ekonomi kreatif. Saat ini terdapat lebih dari 100 ribu pelaku UMKM yang menjadi penopang ekonomi daerah. Pemkot Tangsel juga terus mendorong pengembangan UMKM melalui pelatihan, digitalisasi usaha, akses pembiayaan, serta perluasan pasar.
Dalam perencanaan pembangunan ke depan, Pemkot Tangsel tengah menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 sebagai bagian dari implementasi RPJMD 2025–2029.
Prioritas pembangunan meliputi peningkatan kualitas sumber daya manusia, pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berdaya saing, peningkatan pelayanan publik, penguatan infrastruktur dan lingkungan berkelanjutan, serta kolaborasi pembangunan.
“Semua upaya pembangunan tersebut tidak akan berhasil tanpa kekuatan nilai-nilai sosial di tengah masyarakat,” tuturnya.
Pilar pun mengajak masyarakat menjadikan momentum Idul Fitri sebagai awal memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong.
“Jika silaturahmi terjaga, ukhuwah terpelihara, dan semangat gotong royong terus hidup, insya Allah kita mampu membangun Kota Tangsel yang lebih maju, harmonis dan sejahtera,” tutupnya. (*)











