CIPUTAT,BANTENEKSPRES.CO.ID – Proses seleksi terbuka (open bidding) 5 jabatan pimpinan tinggi pratama Eaelon IIb di lingkup Pemkot Tangsel kini memasuki tahap akhir. Pelantikan pejabat hasil seleksi tersebut direncanakan berlangsung pada April 2026.
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, saat ini proses seleksi masih dibahas oleh panitia seleksi (pansel) setelah para peserta menjalani berbagai tahapan.
“Open bidding ini tinggal sedikit lagi. Sekarang sudah pemeriksaan kesehatan dan penelusuran rekam jejak. Saat ini masih dibahas oleh pansel,” ujarnya kepada wartawan, Selasa, 10 Maret 2026.
Pria yang biasa disapa Pak Ben ini menambahkan, proses penelusuran rekam jejak dilakukan secara mendalam untuk memastikan integritas para kandidat yang mengikuti seleksi.
“Rekam jejak itu diteliti, dari mana asalnya, apakah ada masalah atau tidak. Kalau ternyata ada masalah di tempat asalnya, tentu kita tolak,” tambahnya.
Pak Ben menegaskan, dirinya akan tetap berpegang pada hasil penilaian panitia seleksi dalam menentukan pejabat yang akan dilantik. “Saya konsisten tetap nomor satu hasil pansel yang akan saya lantik,” katanya.
Mantan Wakil Wali Kota Tangsel ini juga menegaskan tidak akan melantik kandidat yang berada di peringkat kedua atau ketiga jika bukan hasil terbaik dari panitia seleksi. “Kalau nomor dua kemudian dilantik menjadi kepala dinas, tidak,” tegasnya.
Pada tahap akhir, tiga kandidat terbaik hasil seleksi akan menjalani wawancara langsung dengan wali kota sebelum penetapan pejabat definitif. “Setelah dapat tiga besar, mereka akan wawancara dengan saya,” tuturnya.
Pak Ben mengaku, setelah pelantikan pejabat eselon II, akan terjadi pergeseran jabatan secara berjenjang di lingkungan Pemkot Tangsel. “Karena nanti ada eselon III yang naik ke eselon II, maka akan bergulir juga ke jabatan lainnya,” tuturnya.
Pergeseran tersebut juga diperkirakan akan berdampak pada sejumlah jabatan lain, termasuk lurah, kepala sekolah, dan posisi struktural lainnya. “Prinsipnya sedang digodok dan pelantikannya direncanakan pada April,” tutupnya.
Diketahui, Pemkot Tangsel saat ini sedang melelang jabatan lima Pimpinan Tinggi Pratama (PTP) Eselon II.b. Setelah tahapan pendaftaran dan seleksi administrasi, peserta telah menjalani asesmen dan tes kesehatan.
Lima kursi jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (PTP) Eselon II.b di lingkungan Pemkot Tangsel yang dilelang adalah Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora), Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Staf Ahli Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).
Dari total sekitar 50 pendaftar, hanya 25 orang yang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak mengikuti tahapan selanjutnya.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Tangsel Wahyudi Leksono mengatakan, saat ini proses lelang jabatan memasuki tahapan penilaian rekam jejak oleh Inspektorat.
“Kita sudah melakukan asesmen dan tes kesehatan. Sekarang masuk tahapan penilaian rekam jejak. Untuk hasil tes kesehatan memang belum keluar dari Dinas Kesehatan,” ujarnya.
Wahyudi menambahkan, setiap tahapan memiliki bobot penilaian, mulai dari aspek kesehatan, kesiapan fisik, hingga mental. “Diharapkan pada April mendatang sudah diketahui pemenang lelang jabatan tersebut,” tutupnya. (*)











