Kecamatan Serpong Imbau Pedagang Taat Aturan dan Kurangi Sampah Saat Kegiatan Bazar Ramadan 

Kondisi kebersihan bazar Ramadan di halaman kantor Kecamatan Serpong pada Kamis 5 Maret 2026. Foto: Muhammad Dhuyuf Khuzaimi/Bantenekspres.co.id.

SERPONG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan (Kasi Ekbang) Kecamatan Serpong, Harun, mengimbau kepada pedagang di Bazar Ramadan tentang pentingnya pengelolaan yang baik dalam pelaksanaan bazar Ramadan agar kegiatan tersebut tidak menimbulkan permasalahan baru di lingkungan masyarakat, terutama terkait sampah.

 

Bacaan Lainnya

Ia mengatakan, bahwa sebelum bazar dilaksanakan, para peserta atau pedagang sudah diwajibkan untuk menyiapkan seluruh kebutuhan dagangannya terlebih dahulu agar pelaksanaan berjalan tertib.

 

“Aturan yang pertama, sebelum pelaksanaan dibuka para peserta sudah harus menyiapkan barang-barangnya masing-masing sehingga saat bazar dimulai kegiatan bisa langsung berjalan dengan baik dan tertib,” ujar Harun saat diwawancarai oleh Bantenekspres.co.id pada Kamis 5 Maret 2026.

 

Selain itu, pihaknya juga menyoroti persoalan sampah yang kerap muncul dalam kegiatan keramaian seperti bazar ini. Ia menilai bahwa penyelenggaraan bazar Ramadan justru harus mampu mengurangi penumpukan sampah di lingkungan sekitar.

 

“Untuk pelaksanaannya yang paling kami tekankan adalah masalah sampah. Jangan sampai adanya bazar Ramadan ini justru menambah penumpukan sampah di sekitar lokasi. Sebaliknya, kegiatan ini harus bisa lebih tertib dan mengurangi sampah,” katanya.

 

Harun juga menambahkan, ke depan pihaknya akan mengusulkan agar bazar Ramadan ini dapat menjadi salah satu upaya dalam membantu masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, terutama ketika harga di pasar mengalami kenaikan.

 

“Untuk tahun depan, in sya Allah kami mengusulkan kepada pemerintah kota agar ketika harga di pasar sedang mahal, bazar seperti ini bisa membantu masyarakat mendapatkan harga yang lebih murah sehingga kebutuhan seperti sembako dan lainnya tetap terjangkau,” jelasnya.

 

Menurut Harun, upaya tersebut penting dilakukan karena mengingat kondisi perekonomian masyarakat yang saat ini masih belum sepenuhnya stabil.

 

“Karena kondisi sekarang ini ekonomi belum sepenuhnya baik, jadi harapannya bazar Ramadan bisa benar-benar membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Muhammad Dhuyuf Khuzaimi

Pos terkait