PAMULANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Ketersediaan tiket bus untuk rute Tangerang Selatan (Tangsel) menuju Sumenep masih relatif aman, meski sejumlah tanggal favorit mulai terisi penuh. Berdasarkan data pengelola, lonjakan penumpang diprediksi terjadi pada 17, khususnya untuk armada PO Gunung Harta.
Hal ini sesuai dengan apa yang dikatakan oleh Subandi selaku Pengurus PO Gunung Harta. Ia mengatakan, bahwa untuk tanggal-tanggal tertentu seperti 15, 16, 17, dan 18, kursi sudah banyak terpesan. Namun, untuk keberangkatan di bawah tanggal 15, ketersediaan kursi masih cukup banyak, bahkan hingga H-7 keberangkatan.
“Kalau untuk hari-hari tertentu memang sudah penuh, terutama tanggal 15 sampai 18. Tapi untuk tanggal di bawah 15, termasuk H-7, kursinya masih banyak yang kosong,” ujar Subandi kepada bangenekspres.co.id di Terminal Tipe A Pondok Cabe, Selasa 3 Maret 2026.

Ia menjelaskan, puncak arus keberangkatan diperkirakan terjadi pada tanggal 17 ini, khusus untuk PO Gunung Harta. Tingginya minat penumpang pada tanggal tersebut dipengaruhi momentum libur dan preferensi jadwal perjalanan.
Untuk rute Tangsel–Sumenep, PO Gunung Harta menyediakan beberapa pilihan kelas layanan dengan tarif berbeda. Kelas Eksekutif Plus dibanderol Rp 830.000, kelas Platinum Rp 880.000 dan kelas Sleeper Rp 1.120.000.
“Harga itu khusus untuk bus Gunung Harta rute Tangsel ke Sumenep. Untuk perusahaan lain tentu berbeda-beda, tergantung fasilitas dan kebijakan masing-masing perusahaan,” kata Subandi.
Ia mengimbau, agar calon penumpang untuk segera melakukan pemesanan tiket pada tanggal-tanggal favorit guna menghindari kehabisan kursi, terutama menjelang puncak keberangkatan sebelum hari lebaran.
Sementara itu, di Terminal Tipe A Pondok Cabe juga tersedia berbagai perusahaan otobus (PO) yang melayani beragam rute antarkota dan antarprovinsi. Bus yang tersedia sebanyak 33 jenis bus yaitu Sinar Jaya, Raya, Agra Mas, Rosalia Indah, Gunung Mulia, Kencana, Sumber Alam, Maju Lancar, Satu Enak Delapan, Gunung Harta, Murni Jaya, Lorena Karina, Haryanto Madura, Sahaalah, MPM, Sinar Dempo, Budiman, Bejeu, Shantika, 27 Trans, Sindoro Tunggal Kaya, Garuda Mas, ALS, Harapan Jaya, Mahardika, Pebepe, Indorent, Medali Mas, Haryanto Jepara, Bintang Luragung, Dewi Sri, Handoyo dan Laju Prima. (*)











