Terminal Poris Jadi Titik Kumpul Bus Double Decker, Tarif Rp325 Ribu Hingga Rp830 Ribu

Seorang pria melintas di antara deretan bus AKAP yang terparkir rapat di Terminal Poris Plawad, Cipondoh, Kota Tangerang Selasa (03/03). Foto: Najib/Bantenekspres.co.id

CIPONDOH, BANTENEKSPRES.CO.ID – Terminal Poris Plawad kian menunjukkan wajah barunya sebagai simpul pergerakan bus antarkota antarprovinsi (AKAP), terutama untuk unit premium dan double decker. Sejak pagi, deretan bus bertubuh bongsor tampak memenuhi kantong parkir belakang hingga shelter keberangkatan, didominasi sasis kelas atas seperti Volvo, Scania, dan Mercedes-Benz. Selasa (03/03).

Pantauan di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB, sejumlah armada masih dalam tahap persiapan. Ada yang dicuci, dicek ulang kru teknis, hingga dipanaskan sebelum digeser ke jalur keberangkatan sekitar pukul 11.00 WIB. Memasuki siang, suasana berubah lebih dinamis. Satu per satu unit double decker dan tronton mulai merapat ke shelter, membentuk barisan rapi menunggu jadwal lepas landas daratnya.

Bacaan Lainnya

Sejumlah perusahaan otobus besar terpantau mendominasi keberangkatan siang. Di antaranya PO Gunung Harta dengan lini GHTS yang mengandalkan sasis Volvo B11R dan Mercedes-Benz OH 2542, serta varian Jetbus 5 dan double decker. Unit-unit ini melayani rute Malang, Madura, hingga Denpasar.

Selain itu, Pandawa 87 juga menurunkan armada premium bersasis Mercedes-Benz OH 2542 untuk rute Banyuwangi dan Madura. Sementara 27 Trans mengisi jalur Surabaya–Malang dengan unit double decker dan kelas eksekutif.

Menjelang pukul 11.30 WIB, shelter keberangkatan didominasi bus tujuan Jawa Timur, Madura, hingga Denpasar. Beberapa unit menuju Sumatera Barat juga terpantau parkir di area dekat pintu masuk terminal. Dalam kurun satu jam, setidaknya lebih dari sepuluh unit double decker diberangkatkan secara bergelombang.

Ramainya pergerakan armada premium itu berbanding lurus dengan variasi layanan dan harga tiket yang ditawarkan kepada penumpang. Setiap perusahaan otobus menghadirkan kelas berbeda, mulai dari eksekutif hingga sleeper, dengan tarif yang menyesuaikan fasilitas dan rute perjalanan. Berikut kisaran harga tiket sejumlah operator yang berangkat dari Terminal Poris:

  • Rosalia Indah jurusan Yogyakarta mematok tarif Sleeper Rp500.000, Eksekutif Rp400.000, dan Super Eksekutif Rp425.000 dengan jumlah armada sekitar 20 unit per hari.
  • Sumeru Trans jurusan Yogyakarta mematok harga tiket Rp325.000.
  • Unicorn Indorent jurusan Yogyakarta menyediakan kelas Super Eksekutif Rp425.000 dan First Class Double Rp500.000.
  • Juragan 99 Trans jurusan Surabaya–Malang menawarkan kelas Sleeper seharga Rp700.000 dengan jumlah armada sekitar 20 unit per hari.
  • Sementara GHTS jurusan Surabaya menawarkan tarif Eksekutif full tol Rp380.000, Single Seat lewat tol Rp460.000, kelas biasa lewat Pantura Rp350.000, serta Sleeper Rp830.000. Rute yang tersedia meliputi Ponorogo, Ciawi, Malang, Madura, Banyuwangi, dan Bali.

Yadi, penjaga loket PO GHTS di Terminal Poris, mengatakan harga tiket dapat mengalami penyesuaian saat periode tertentu. Terutama menjelang libur panjang seperti Idul Fitri, permintaan penumpang biasanya meningkat signifikan dibanding hari biasa.

“Ada kenaikan harga kalau libur gini,” ujar Yadi singkat saat ditemui di loket penjualan tiket. (*)

Pos terkait