Dinkes Tangerang Gencarkan Edukasi Pedagang Terkait Temuan Takjil Mengandung Pewarna Tekstil

Sampel takjil di pasar diuji petugas akan kandungan bahan kimia berbahaya.

TIGARAKSA,BANTENEKSPRES.CO.ID – Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat (SDK-PM) Dinkes Kabupaten Tangerang dr. Radianti Bulan M. Tobing menegaskan, pemerintah gerak cepat tindak lanjut temuan jajanan takjil yang mengandung pewarna tekstil berbahaya.

Langkah pembinaan langsung dilakukan kepada para pedagang guna mencegah peredaran kembali produk yang tidak memenuhi standar keamanan pangan. Kata dia, upaya yang dilakukan saat ini difokuskan pada pembinaan dan edukasi kepada penjual di lapangan.

Bacaan Lainnya

“Kami akan menindaklanjuti dengan pembinaan kepada penjualnya,” katanya Selasa 3 Maret 2026.

Menurutnya, langkah tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman pedagang mengenai bahaya penggunaan bahan tambahan pangan yang dilarang, termasuk pewarna tekstil yang dapat membahayakan kesehatan konsumen.

Bulan mengimbau para pedagang untuk lebih selektif dalam memilih bahan baku serta memastikan produk yang dijual aman dan layak konsumsi. Terutama selama bulan Ramadan di mana permintaan takjil meningkat signifikan.

“Edukasi ini diharapkan dapat mencegah kejadian serupa sekaligus melindungi masyarakat dari risiko konsumsi makanan yang mengandung zat berbahaya,” jelasnya. (*)

Pos terkait