TANGERANG BANTENEKSRES.CO.ID – Jakarta Clothing Expo (Jakcloth) jadi di Metropolis Town Square (Metos), Modernland, Kecamatan Tangerang. JakCloth merupakan bazaar fashion brand lokal yang paling digandrungi kalangan anak muda.
Bazaar ini menghadirkan banyak produk dalam negeri yang dibuat oleh entrepreneur muda yang berkecimpung di scene clothing Tanah Air.
Founder JakCloth, M Ichsan Nasution, mengungkapkan, pada momen ini bertepatan dengan perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-33 Kota Tangerang, JakCloth bekerjasama dengan Pemkot Tangerang untuk melibatkan para pelaku usaha lokal.
Fokus utama kolaborasi ini adalah pada sektor kuliner yang menghadirkan berbagai brand khas Tangerang.
“Kebetulan saya juga waktu masa kecil di sini, jadi kita coba mampir di Kota Tangerang mulai 26 Februari sampai 5 Maret ini,” ujar Ichsan saat ditemui di lokasi acara.
Dalam gelaran kali ini, Meskipun kondisi daya beli masyarakat dinilai masih belum stabil, Ichsan berharap ajang ini menjadi titik balik bagi para pengusaha kreatif.
Ichsan menyebut. Kali ini JakCloth mendirikan 40 booth yang tersedia, di mana setiap booth bisa menampung 2 hingga 3 brand berbeda. “Kali ini yang ikut ada 73 brand lokal,” ungkapnya.
JakCloth menerapkan aturan ketat bagi peserta, yakni wajib brand lokal, kemudian dilarang menjual barang bekas (thrifting), dan dilarang menjual barang bajakan.
“Secara ekonomi kami tidak menargetkan yang muluk-muluk, tidak ada angka spesifik yang dipatok, namun fokus utamanya adalah memberikan wadah bagi UMKM untuk kembali bergerak dan mendapatkan penghasilan yang layak,” ucapnya.
Ucok, sapaan akrab Ichsan Nasution menambahkan, di tengah tantangan ekonomi saat ini, dia memberikan mmotivasi bagi para pengusaha muda dan komunitas yang sedang berkembang agar tetap konsisten dan istiqomah.
“Dulu kita juga bukan siapa-siapa, tapi bisa menjadi sesuatu. Yang penting tetap semangat saja terus,” pungkasnya.
Ke depannya, JakCloth berencana untuk terus mengekspansi kegiatannya ke lokasi-lokasi lain di wilayah Tangerang pada bulan-bulan mendatang.(*)
Reporter : Abdul Aziz











