Gubernur Banten: Kota Tangerang Masuk 10 Kota Termaju di Indonesia

Gubernur Banten: Kota Tangerang Masuk 10 Kota Termaju di Indonesia
Gubernur Banten, Andra Soni berfoto bersama Wali kota Tangerang, Sachrudin dan Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono serta jajaran anggota DPRD Kota Tangerang, usai rapat paripurna HUT ke-33 kota Tangerang, Sabtu, (28/2). Foto Abdul Aziz/Bantenekspres.co.id

TANGERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Gubernur Banten, Andra Soni, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan, khususnya di Kota Tangerang yang dinilai memiliki peran strategis sebagai kota penyangga Jakarta.

Hal itu disampaikan Andra Soni saat menghadiri rapat paripurna DPRD dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 Kota Tangerang, Sabtu 28 Februari 2026.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Andra mengapresiasi perkembangan pesat Kota Tangerang yang kini menjadi salah satu motor penggerak ekonomi di Provinsi Banten.

“Dirgahayu Kota Tangerang yang ke-33. Sebagai kota mandiri, kemajuan Kota Tangerang cukup besar. Kita bersyukur Tangerang kini menjelma menjadi salah satu dari 10 kota termaju di Indonesia,” kata Andra.

Menurutnya, capaian ekonomi Banten juga tidak lepas dari kontribusi Kota Tangerang. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Banten yang mencapai 5,37 persen pada 2025 didorong oleh aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.

“Kota Tangerang merupakan prototype daerah otonomi baru yang sukses. Kalau semua daerah pemekaran bisa seperti Tangerang, Indonesia akan jauh lebih maju,” ujarnya.

Selain itu, Andra juga menyoroti realisasi investasi di Banten yang mencapai Rp130 triliun, dengan Kota Tangerang menjadi salah satu penyumbang terbesar.

Ia menekankan pentingnya sinkronisasi kebijakan antara Pemprov Banten dan pemerintah kota, terutama dalam pembangunan transportasi publik serta proyek infrastruktur yang terhubung dengan Jakarta.

Dalam kesempatan itu, Andra juga berbagi kisah pribadinya sebagai warga Tangerang. Ia mengaku pernah tinggal di Kelurahan Tajur, Kecamatan Ciledug, sejak kecil hingga kini berusia 50 tahun.

“Sebagai warga Tangerang sekaligus Gubernur Banten, hadir di perayaan ini tentu menjadi kebanggaan bagi saya,” katanya.

Meski begitu, Andra mengingatkan masih ada sejumlah persoalan yang harus menjadi perhatian pemerintah daerah, seperti pengelolaan sampah, pengangguran, dan banjir.

Ia juga menegaskan posisi pemerintah provinsi sebagai mitra pemerintah kabupaten/kota.

“Gubernur Banten bukan saingan wali kota, tapi mitra bagi seluruh bupati dan wali kota di Banten,” tegasnya.

Politikus Partai Gerindra itu juga menyinggung pentingnya pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Banten, termasuk wilayah selatan seperti Lebak dan Pandeglang.

Ia bahkan berencana lebih sering berada di dua wilayah tersebut guna mendorong percepatan pembangunan dan mengurangi kesenjangan antar daerah.

Selain sektor ekonomi, Andra juga memuji inovasi pendidikan di Kota Tangerang, khususnya program sekolah gratis yang kini diadopsi Pemprov Banten untuk jenjang SMA, SMK, dan SKH.

Ke depan, program tersebut juga akan dikembangkan untuk Madrasah Aliyah dan sederajat. (*)

Pos terkait