CIBODAS. BANTENEKSPRES.CO.ID – Keributan perang sarung kembali pecah di kawasan Uwung Jaya, Cibodas, Kota Tangerang, sekitar pukul 20.30 WIB Kamis 26 Februari. Aksi yang melibatkan sejumlah remaja itu tak sekadar saling pukul dengan sarung, tetapi juga menggunakan kayu, sehingga memicu kekhawatiran warga yang tengah beraktivitas di malam hari.
Menurut keterangan warga sekitar, peristiwa serupa hampir terjadi setiap malam dan kerap meresahkan lingkungan. Selain menimbulkan kebisingan, bentrokan tersebut dikhawatirkan dapat memicu korban luka serta merusak fasilitas sekitar jika tidak segera ditangani.
Ratu Razita, warga Margasari Residence di kawasan Uwung Jaya, Cibodas, Kota Tangerang, mengaku resah dengan aksi perang sarung yang kerap terjadi pada malam hari.
Ia menyebut kebisingan akibat teriakan dan benturan kayu terdengar hingga ke dalam rumah, sehingga mengganggu waktu istirahat warga sekitar.
“Berisik aja itu kalo ada yang tawuran,” sebutnya.
Ia juga menambahkan bahwa kejadian serupa hampir terjadi setiap malam, dengan kebisingan akibat teriakan dan benturan kayu yang terdengar hingga ke dalam rumah, sehingga membuat warga merasa tidak nyaman dan khawatir situasi akan semakin tak terkendali. “Berisik aja itu setiap malem mah ada,” tambahnya.
Ia juga berharap aparat setempat dapat meningkatkan patroli keliling di kawasan tersebut agar aksi serupa tidak kembali terjadi dan tidak mengganggu ketertiban maupun kenyamanan warga yang tinggal di sekitar lokasi.
“Harapannya sih polisi bisa keliling mungkin yah buat ngejaga,” harapnya.
Reporter: Muhamad Najib











