SERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang membuka ruang seluas-luasnya bagi investor guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan menekan angka pengangguran. Wali Kota Serang Budi Rustandi menegaskan, kebijakan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperluas lapangan kerja bagi masyarakat.
Menurutnya, sebagai ibu kota Provinsi Banten, Kota Serang harus tampil sebagai kota yang terbuka, inklusif, dan ramah investasi. Iklim usaha yang kondusif dinilai menjadi kunci agar arus modal dapat masuk dan menciptakan aktivitas ekonomi baru.
“Kami ingin Kota Serang benar-benar terbuka. Jika investor masuk, maka akan ada pembangunan kawasan, hotel, ruang publik, hingga pabrik. Dari situ peluang kerja akan tercipta,” ujar Budi, Senin 23 Februari 2026.
Ia mengakui, angka pengangguran masih menjadi tantangan. Berdasarkan data pemerintah, masih banyak lulusan sekolah dan perguruan tinggi yang belum terserap di dunia kerja. Karena itu, peningkatan investasi diarahkan agar berdampak langsung pada penyerapan tenaga kerja lokal.
Meski demikian, Budi menyebut angka pengangguran mulai menunjukkan tren penurunan, walaupun belum signifikan. Pemkot Serang, kata dia, akan terus memperkuat promosi investasi dan mempermudah perizinan guna mempercepat realisasi proyek.
Selain fokus pada investasi, sejumlah indikator makro daerah juga diklaim menunjukkan perkembangan positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat, angka kemiskinan menurun, serta pertumbuhan ekonomi membaik. “Semua itu tercatat dalam data resmi. Target kami jelas, pengangguran harus terus ditekan melalui investasi yang produktif,” tegasnya. (*)
Reporter: Aldi Alpian Indra











