TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Asrama Haji Banten yang berlokasi di Jalan KH Hasyim Asyari, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang menyatakan kesiapan penuh untuk menyambut kedatangan perdana jemaah haji yang dijadwalkan tiba pada Selasa, 2 Juni 2026.
Pada kepulangan perdana ini, jemaah yang dilayani berasal dari Kloter 1 Banten, yaitu jemaah asal Kota Tangerang.
Kepala UPT Asrama Haji Banten, Muwafiq menjelaskan, seluruh fasilitas dan skema penyambutan di asrama telah dipersiapkan dengan matang. Berbeda dengan proses keberangkatan, skema kepulangan jemaah haji kali ini dirancang lebih ringkas tanpa adanya seremonial khusus guna efisiensi waktu.
“Insyaallah kami sudah siap untuk penyambutan. Untuk kepulangan, jemaah tidak akan menginap lagi di asrama. Begitu datang, jemaah langsung diarahkan ke aula besar untuk pemeriksaan administrasi termausk paspor dan pengambilan air zamzam,” ujar Muwafiq saat dihubungi, Senin, 1 Juni 2026.
Muwafiq menuturkan, pihak asrama haji berfungsi sebagai titik transit administratif sebelum jemaah bertolak ke daerah asal. Setelah menyelesaikan proses pemeriksaan administrasi, paspor dan menerima jatah air zamzam, jemaah akan langsung diarahkan menuju bus daerah masing-masing yang telah siaga di asrama.
Terkait jumlah jemaah pada Kloter 1 ini, Muwafiq menyebutkan, data sementara tercatat sebanyak 390 jemaah. Angka tersebut mengalami penyesuaian dari kapasitas awal karena terdapat beberapa jemaah yang tidak memenuhi kuota penuh sejak masa keberangkatan. Pihaknya juga masih terus berkoordinasi dengan tim data untuk mematikan status terkini seluruh jemaah.
Sementara itu, untuk mengantisipasi kepadatan, terdapat penyesuaian khusus mengenai penanganan koper bagasi jemaah. Menurut dia,
jemaah Kloter 1 Banten, asal Kota Tangerang, sesuai permintaan dari Pemkot Tangerang, koper bagasi jemaah akan diturunkan dan diambil jemaah di pelataran Masjid Al Azhom, Puspemkot Tangerang.
Sedangkan untuk wilayah lainnya, koper bagasi seluruhnya akan diturunkan di Asrama Haji Banten, di mana pihak penjemput dari daerah telah menyiapkan armada truk logistik khusus bersamaan dengan bus penjemput jemaah.
Muwafiq menegaskan, pihak keluarga jemaah untuk tidak melakukan penjemputan di area Asrama Haji Banten. Sesuai prosedur, prosesi penyerahan jemaah kepada keluarga akan dipusatkan di titik penjemputan masing-masing pemerintah daerah.
“Jadi sama seperti proses pemberangkatan sebelumnya. Keluarga jemaah hanya boleh menjemput di titik pusat pemerintah daerahnya masing-masing,” ujar Muwafiq.
“Diharapkan kepulangan jemaah asal Banten diberikan kelancaran tanpa kendala apapun,” pungkasnya.(*)
Reporter: Abdul Aziz










