LABUAN,BANTENEKSPRES.CO.ID – Sebanyak 19 kios pedagang pasar ikan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten hangus terbakar yang diduga akibat korsleting listrik, sekitar pukul 18.00 WIB, Minggu 22 Pebruari 2026
Informasi yang dihimpun, warga dan petugas damkar kewalahan memadamkan api yang membakar dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan kios lain yang sebagian besar terbuat dari material mudah terbakar. Bahkan, petugas Pemadam Kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Pandeglang yang mengerahkan satu unit mobil damkar dari Pos Labuan ke lokasi kejadian kewalahan.
Setelah lebih dari satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.00 WIB. Meski demikian, sebagian besar bangunan kios sudah rata dengan tanah.
“Saya melihat api sudah besar dan merambat ke kios-kios sebelahnya,” kata Zaenudin, warga Sekitar pasar, kepada wartawan, Senin 23 Pebruari 2026.
Ia mengaku, melihat api pertama kali muncul dari salah satu kios sebelum akhirnya membesar dan merembet ke kios lainya. Dia dan warga sekitar sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun kobaran api yang cepat menjalar membuat usaha tersebut tidak membuahkan hasil.
“Api cepat sekali merambat, jadi sulit dikendalikan,” ujarnya.
Warga lainnya, Siti (38), juga mengaku terkejut saat melihat asap hitam membumbung tinggi dari dekat rumahnya yang berada tak jauh dari lokasi pasar.
“Dari rumah terlihat asap hitam pekat. Awalnya saya kira ada yang membakar sampah, ternyata kebakaran besar,” tuturnya.
Ia bersama warga lain langsung berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri dan menghindari kemungkinan api merembet ke permukiman.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa. Kerugian materi masih dalam proses pendataan. Upaya konfirmasi kepada Kepala Bidang Damkar Pandeglang melalui sambungan telepon dan pesan singkat belum mendapat tanggapan.(*)
Reporter : A Fadilah










